7 Penyebab Motor Boros Bensin dan Cara Mengatasinya

Ekonomi41 Views

BOYOLALI – Bensin cepat habis padahal jarak tempuh tidak seberapa? Motor boros bensin bukan hanya soal harga bahan bakar yang naik, melainkan bisa menjadi tanda ada yang tidak beres pada kondisi motor atau kebiasaan berkendara Anda. Kabar baiknya, sebagian besar penyebabnya mudah diperbaiki dan tidak selalu butuh biaya besar.

Secara umum, konsumsi bahan bakar dipengaruhi tiga hal: kondisi mesin, kondisi komponen pendukung seperti busi dan ban, serta gaya berkendara. Satu saja dari ketiganya bermasalah, konsumsi bensin bisa melonjak dan dompet pun ikut terkuras.

Berikut tujuh penyebab motor boros bensin yang paling sering ditemui mekanik bengkel, beserta cara mengatasinya.

Baca juga:

7 Penyebab Motor Boros Bensin

1. Filter udara kotor. Filter udara yang penuh debu menghambat aliran udara ke ruang bakar. Akibatnya campuran bensin menjadi terlalu kaya dan konsumsi BBM naik. Bersihkan atau ganti filter udara setiap 8.000–10.000 kilometer, atau lebih cepat bila sering melintasi jalan berdebu.

2. Busi aus atau renggang. Busi yang sudah aus menghasilkan percikan api lemah sehingga bensin tidak terbakar sempurna. Ciri-cirinya mesin tersendat dan tarikan terasa berat. Ganti busi sesuai jadwal servis dan gunakan tipe busi yang direkomendasikan pabrikan.

3. Tekanan ban kurang. Ban kempes memperbesar gesekan dengan aspal sehingga mesin bekerja lebih keras. Cek tekanan ban minimal seminggu sekali dan sesuaikan dengan angka yang tertera pada buku panduan motor Anda.

4. Oli mesin telat diganti. Oli yang sudah encer dan kotor membuat gesekan antar-komponen mesin meningkat. Ganti oli mesin secara rutin, biasanya setiap 2.000–3.000 kilometer atau mengikuti jadwal yang dianjurkan.

5. Rantai kendur atau transmisi bermasalah. Pada motor bebek dan sport, rantai yang kendur membuat tenaga dari mesin terbuang percuma. Pada motor matic, vanbelt dan roller yang aus memberi efek serupa. Lakukan penyetelan dan penggantian berkala di bengkel langganan.

6. Sering ngegas-rem mendadak. Akselerasi spontan dan pengereman mendadak adalah pemboros bensin paling besar dari sisi pengendara. Berkendaralah dengan kecepatan stabil, jaga putaran mesin di rentang efisien, dan manfaatkan engine brake saat mengurangi kecepatan.

7. Beban berlebih. Membawa barang terlalu berat memaksa mesin bekerja ekstra. Kurangi beban yang tidak perlu di bagasi dan box motor agar konsumsi bensin tetap ideal.

Cara Mengatasi Motor Boros Bensin

Kuncinya adalah servis rutin. Bawalah motor ke bengkel untuk servis berkala, bukan hanya saat mogok. Servis ringan seperti membersihkan filter udara, mengecek busi, dan menyetel rantai biayanya jauh lebih murah dibanding bensin yang terbuang setiap hari karena motor tidak dalam kondisi prima.

Selain itu, biasakan mencatat konsumsi bensin, misalnya berapa kilometer yang ditempuh dari satu tangki penuh. Dengan begitu, Anda bisa segera menyadari ketika konsumsi bensin mulai tidak wajar dan mengambil tindakan sebelum masalah bertambah besar.

Sumber: disusun redaksi dari berbagai panduan servis resmi pabrikan sepeda motor.

Info Belanja

Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *