BOYOLALI, boyolali.net — Polres Boyolali menggelar kegiatan Minggu Kasih di Gereja Kristen Indonesia (GKI), Jalan Merbabu, Singorejan, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali, pada Minggu (18/10/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00 hingga 09.00 WIB itu diikuti sekitar 100 jemaat dengan mengusung tema “Keluarga sebagai Agen Pelayanan Kasih”.
Kabag SDM Polres Boyolali Kompol Subiyati hadir bersama personel Polres Boyolali untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada jemaat. Kehadiran polisi dalam ibadah Minggu pagi itu sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat lintas agama.
Dalam kesempatan tersebut, Kompol Subiyati mengajak seluruh masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling).
Baca juga:
- Polres Boyolali Kerahkan 86 Personel Amankan HUT ke-10 PSHT Mojosongo
- Kapolres Boyolali Kawal Keamanan 2.500 Peserta Susu Run 2026
- Polres Boyolali Perkuat Pengamanan Yamaha Cup Race 2026 di Sirkuit Mojosongo
Bijak Bermedia Sosial dan Jaga Toleransi di Boyolali
“Kami mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta membangun kebersamaan melalui kegiatan siskamling. Selain menjaga keamanan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Kompol Subiyati.
Selain itu, jemaat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, termasuk memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan dikunci dengan baik. Masyarakat juga diajak tertib berlalu lintas serta tidak melakukan balap liar karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kompol Subiyati turut mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenarannya terlebih dahulu guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu kerukunan masyarakat.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga komunikasi yang baik merupakan kunci terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.
“Kerukunan dan toleransi harus terus kita jaga bersama. Polri bersama TNI dan pengamanan internal gereja akan terus bersinergi untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tambahnya.
Call Center 110 Siaga 24 Jam untuk Warga Boyolali
Pada kesempatan itu, jemaat juga diinformasikan mengenai layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam secara gratis. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian, menyampaikan informasi, maupun meminta kehadiran petugas kepolisian ketika dibutuhkan.
Kegiatan Minggu Kasih ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polres Boyolali dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, ibadah dan penyampaian pesan kamtibmas berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.
Polres Boyolali mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta damai.
Sumber: headlinnews.id / Humas Polres Boyolali. Peristiwa terjadi pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






