7 Tanda Ban Motor Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Botak

Otomotif37 Views

Ban motor yang sudah aus bisa membahayakan pengendara tanpa disadari. Kenali tanda-tandanya sejak dini agar perjalanan harian tetap aman.

Banyak pengendara di Boyolali menggunakan motor setiap hari, baik untuk bekerja maupun antar-jemput anak sekolah. Sebagian menempuh rute jauh seperti Boyolali–Semarang atau Boyolali–Solo lewat Jalan Solo–Semarang wilayah Penggung. Kondisi jalan yang padat dan musim hujan membuat ban harus selalu dalam kondisi prima.

Ban botak meningkatkan risiko selip, terutama saat jalan basah. Berikut tujuh tanda ban motor sudah waktunya diganti.

Baca juga:

Tanda-Tanda Ban Motor Mulai Aus

  1. Tapak ban menipis. Perhatikan alur kembang pada ban motor. Kebanyakan ban memiliki indikator keausan berupa garis atau tanda TWI di alur kembang. Jika permukaan ban sudah rata dengan indikator itu, artinya ban sudah waktunya diganti.
  2. Retakan halus di dinding ban. Retak-retak halus pada dinding samping atau permukaan ban menunjukkan karet mulai getas. Kondisi ini bisa terjadi karena usia ban yang sudah lama atau sering terkena panas. Ban yang retak berisiko pecah saat melaju.
  3. Muncul benjolan. Benjolan pada permukaan atau dinding ban menandakan struktur dalamnya sudah rusak. Biasanya akibat menghantam lubang atau benda tajam dengan keras. Ban berbenjol berbahaya karena bisa meletus sewaktu-waktu.
  4. Motor mudah selip saat hujan. Saat hujan atau melewati genangan, ban yang sudah aus terasa licin dan mudah selip. Padahal motor terasa biasa saja di jalan kering. Ini tanda alur kembang sudah tidak mampu membuang air dengan baik.
  5. Motor bergetar tidak wajar. Getaran berlebih pada setang atau bodi bisa berasal dari ban yang permukaannya tidak rata. Keausan tidak merata membuat ban tidak seimbang saat berputar. Kondisi ini juga mempercepat keausan komponen lain.
  6. Usia ban lebih dari tiga tahun. Meski kembang masih terlihat bagus, ban yang sudah berumur lebih dari tiga tahun perlu diperiksa. Karet ban mengeras seiring waktu sehingga daya cengkeram menurun. Tanggal produksi bisa dilihat dari kode minggu dan tahun di dinding ban.
  7. Sering kempis atau bocor halus. Ban yang sering kempis tanpa sebab jelas bisa jadi sudah bocor halus atau katupnya bermasalah. Kalau sudah berkali-kali ditambal, daya tahan ban menurun. Mengganti ban baru lebih aman daripada terus menambal.

Untuk warga Boyolali, risiko ban aus paling terasa saat musim hujan. Jalan Solo–Semarang wilayah Penggung bisa licin saat hujan turun, apalagi dilewati banyak kendaraan besar. Ban botak membuat jarak pengereman lebih panjang dan motor mudah tergelincir. Jangan tunggu ban benar-benar botak sebelum diganti.

Tips Memilih Ban Motor Pengganti

Pilih ukuran ban sesuai spesifikasi pabrikan motor. Ukuran yang tertera di buku panduan dirancang untuk beban dan performa motor tersebut. Ban yang terlalu kecil atau besar bisa mengubah kestabilan berkendara.

Pertimbangkan jenis tubeless atau tube type sesuai velg yang dipakai. Ban tubeless praktis karena bisa ditambal tusuk tanpa melepas ban, cocok untuk penggunaan harian. Pastikan velg memang mendukung ban tubeless agar tidak bocor dari sisi pelek.

Jangan hanya tergiur harga murah. Harga ban bervariasi tergantung merek dan ukuran, jadi pilih yang sesuai kebutuhan dan anggaran. Ban yang berkualitas membantu mengurangi risiko kecelakaan di jalan.

Sumber: Boyolali.net

Artikel panduan, diterbitkan Rabu, 21 Oktober 2026

INFO BELANJA — KLATENSHOP KOSMETIK

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *