New Selo Boyolali: Panorama Tujuh Gunung dari Gardu Pandang Bambu

Wisata57 Views

BOYOLALI, boyolali.net — Di kaki Gunung Merapi, ada satu destinasi wisata alam yang makin ramai diburu pelancong: New Selo Boyolali. Terletak di Dusun III, Desa Samiran, Kecamatan Selo, tempat ini menyajikan panorama pegunungan yang menenangkan dengan udara sejuk khas lereng gunung.

New Selo berada di lereng yang menghubungkan Gunung Merapi dengan Gunung Merbabu, sekaligus menjadi pintu gerbang pendakian Gunung Merapi dari arah utara. Jaraknya sekitar 23 kilometer dari Alun-alun Kota Boyolali dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit berkendara.

Akses menuju lokasi memang cukup menantang karena jalannya berliku dan menanjak, tetapi rambu penunjuk arah sudah cukup membantu wisatawan sampai ke lokasi. New Selo sendiri berada tak jauh dari Pasar Selo, hanya sekitar lima menit berkendara.

Baca juga:

Panorama Tujuh Gunung dari Gardu Pandang Bambu

Daya tarik utama New Selo Boyolali adalah pemandangan gunung yang luar biasa. Saat cuaca cerah, pengunjung bisa menyaksikan panorama hingga tujuh gunung sekaligus: Merapi, Merbabu, Lawu, Sindoro, Sumbing, Telomoyo, hingga Slamet. Gunung Merapi yang masih aktif menjadi latar paling dramatis, terutama saat matahari terbit.

Untuk menikmati panorama tersebut, pengelola membangun gardu pandang dari bambu dalam berbagai bentuk artistik yang instagramable. Salah satu gardu pandang dikabarkan dibangun dari 3.000 hingga 4.000 batang bambu dengan konstruksi kokoh yang mampu menampung hingga 100 orang. Dari atas gardu inilah pengunjung berfoto dengan latar gunung, lautan awan saat pagi berkabut, dan hamparan kebun warga.

Selain gardu pandang, tersedia pula spot foto di gapura, payung emas, menara kayu, taman bunga, area piknik, hingga lahan perkebunan penduduk yang asri. Fasilitas umum juga terbilang lengkap: musala, toilet, area parkir, gazebo, warung makan dan minum, serta camping ground bagi yang ingin bermalam di bawah langit Selo.

Tiket Murah, Buka Setiap Hari

Kabar baiknya, berlibur ke New Selo tidak menguras kantong. Tiket masuknya dibanderol murah, berkisar Rp3.000 hingga Rp10.000 per orang (harga dapat berubah sewaktu-waktu), dengan biaya parkir sekitar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Beberapa sumber menyebut wisata ini buka setiap hari, bahkan 24 jam, sehingga pengunjung bisa mengejar momen sunrise maupun sunset.

Pengunjung disarankan datang pagi hari agar langit cerah dan gunung-gunung terlihat jelas. Jangan lupa membawa jaket hangat karena suhu di lereng Merapi bisa menusuk tulang, terutama saat dini hari.

Jika masih kurang puas, pengunjung bisa mampir ke Bukit Gancik Selo yang letaknya tidak jauh. Berada di ketinggian sekitar 1.900 meter di atas permukaan laut di lereng Gunung Merbabu, bukit ini menawarkan gardu pandang bambu dengan pemandangan Desa Selo dan Gunung Merapi, tiket masuk sekitar Rp6.000, dan buka 24 jam setiap hari.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Sumber: jatengtravelguide.info, travelspromo.com, penginapan.net, superlive.id; diakses 23 Oktober 2026. Informasi tiket dan jam operasional dapat berubah sewaktu-waktu; konfirmasi ulang sebelum berkunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *