SOLO – Persis Solo kembali gagal meraih kemenangan di kandang sendiri. Menjamu de Red FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 Grup B di Stadion Manahan, Solo, Minggu (11/10/2026), Laskar Sambernyawa harus puas berbagi satu poin usai bermain imbang tanpa gol, 0-0.
Persis yang membutuhkan tambahan tiga poin untuk memperbaiki posisi di klasemen tampil menekan sejak awal. Sepanjang babak pertama, kedua kesebelasan sama-sama berusaha menciptakan peluang melalui permainan menyerang. Namun kedisiplinan barisan pertahanan masing-masing tim membuat upaya tersebut belum membuahkan gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan meningkat. Persis berusaha memanfaatkan status tuan rumah untuk memecah kebuntuan, tetapi pertahanan de Red FC mampu meredam sejumlah upaya serangan. Sejumlah peluang emas yang tercipta gagal dieksekusi menjadi gol, dan skor kacamata tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Baca juga:
- Persis Solo Kalah 0-2 dari Kendal Tornado di Stadion Manahan
- Persipura Tekuk De Red 3-1, Persaingan Grup Persis Solo Makin Rapat
- Jelang Final Lawan Thailand, Thom Haye Bisa Main Lagi untuk Garuda
Hasil imbang ini menempatkan Persis Solo di peringkat keenam klasemen sementara Grup B dengan lima poin dari lima pertandingan, dengan catatan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. De Red FC berada satu tingkat di bawahnya, yakni posisi ketujuh, dengan jumlah poin dan catatan pertandingan yang sama.
Kekecewaan jelas dirasakan kubu Persis karena laga kandang mestinya menjadi modal utama untuk mendongkrak posisi. Dukungan suporter yang memenuhi tribun Stadion Manahan belum cukup menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk menaklukkan pertahanan rapat tim tamu.
Di sisi lain, hasil imbang di kandang Persis menjadi poin berharga bagi de Red FC. Tim tamu tampil disiplin dan mampu mencuri satu poin penting dalam perburuan papan tengah Grup B yang semakin ketat.
Data statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persis dalam penguasaan bola. Laskar Sambernyawa tercatat menguasai sekitar 62 persen penguasaan bola berbanding 38 persen milik de Red FC. Persis juga melepaskan sembilan tembakan dan 11 tendangan sudut, jauh lebih banyak dibanding tim tamu. Namun efektivitas di depan gawang menjadi persoalan yang harus segera dievaluasi tim pelatih.
Persis Solo harus segera bangkit jika tak ingin makin tertinggal dari para pesaingnya. Laga berikutnya menjadi ujian berat, karena Laskar Sambernyawa dijadwalkan bertandang ke markas Deltras FC pada Minggu (18/10/2026). Deltras saat ini memuncaki klasemen sementara Grup B dengan koleksi 13 poin.
Sumber: topik.id, infonasional.com, bolasport.com






