Viral shelter emergency Merbabu Boyolali Jateng dijebol, pelaku kini dicari: Kami kejar sampai rumah

Wisata130 Views

Boyolali.net – Viral shelter emergency di jalur pendakian Gunung Merbabu via Gancik, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah rusak dijebol orang.

Informasi ini viral setelah diunggah di akun Instagram @wahyu.glece pada Rabu (6/5/2026).

Akun tersebut memperlihatkan kondisi shelter yang sudah berlubang di bagian pintu.

Melalui caption unggahan, pengunggah kemudian mencari pelaku yang melakukan penjebolan pintu shelter.

Pelaku diminta segera melakukan konfirmasi atau akan dikejar sampai ke rumah.

“Yang merasa merusak dan membuang sampah di shelter emergency merbabu via gancik tolong segera konfirmasi atau kami kejar dan cari sampai rumah kalian..” bunyi caption unggahan.

Postingan ini langsung memicu perdebatan, pasalnya shelter emergency dibuat dengan tujuan memberi tempat perlindungan kepada pendaki bila terjadi kondisi darurat.

Namun dalam video yang diunggah, pintu shelter terlihat dikunci dengan gembok.

Kondisi pintu terkunci ini mempersulit pendaki yang hendak menggunakan shelter.

Menanggapi hal ini pengunggah video kemudian memberikan penjelasan.

Menurutnya, shelter tersebut pernah dibiarkan tanpa gembok untuk memudahkan pendaki jika sewaktu-waktu perlu menggunakannya.

Tapi saat shelter tidak tergembok, ada oknum yang menyalahgunakan shelter dan justru membuang sampah sembarangan di sana.

Karenanya, pengelola kemudian memutuskan untuk mengunci dan menggembok pintu shelter.

“Saya jelaskan ya teman teman..

Itu dari awal di kasih shelter emergency gak di gembok dan untuk emergency pendaki..

Tapi sama pendaki malah di buat tempat sampah..

Setelah di gembok pintu nya malah di rusak..” tulis @wahyu.glece.

Diduga Dirusak saat Badai

Sementara itu, perusakan pintu shelter emergency di Merbabu diduga terjadi ketika badai pada Minggu (3/5/2026) malam hingga Senin (4/5/2026) dini hari.

Di waktu tersebut, kawasan gunung memang sempat dilanda badai.

Kemungkinan ada pendaki yang lantas mencari perlindungan ketika badai terjadi.

Tapi karena pintu dikunci, pendaki tersebut lantas menjebol pintu agar bisa masuk untuk berlindung.

Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya tanda-tanda aktivitas istirahat pendaki.

Pengelola basecamp di Gancik sendiri tidak menyalahkan pendaki yang mejebol pintu karena memang butuh tempat berlindung.

Pihak pengelola berjanji akan membenahi dan mengevaluasi pengamanan shelter agar tetap bisa digunakan tanpa disalahgunakan. (Tribun Style/GPS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *