Kenali 6 Ciri Akun WhatsApp Disadap dan Cara Mengamankannya agar Usaha Aman

UMKM75 Views

BOYOLALI — WhatsApp kini menjadi nyawa bagi banyak pelaku usaha di Boyolali. Pesanan masuk, katalog dikirim, dan pembayaran dikonfirmasi lewat aplikasi pesan instan ini. Sayangnya, popularitas WhatsApp membuatnya menjadi sasaran empuk pembajakan akun yang berujung pada penipuan.

Modus pembajakan biasanya dimulai dengan kode verifikasi enam digit yang dikirim ke nomor korban. Pelaku mengaku sebagai teman atau pihak tertentu, lalu meminta korban meneruskan kode tersebut. Begitu kode diberikan, akun WhatsApp berpindah tangan dalam hitungan menit.

Setelah akun dibajak, pelaku biasanya menyamar sebagai pemilik nomor dan meminta transfer uang ke kontak-kontak korban. Banyak kasus penipuan berkedok “pinjam uang” bermula dari akun yang dibajak. Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda akun WhatsApp disadap menjadi langkah penting sebelum kerugian terjadi.

Baca juga:

Berikut tanda-tanda akun WhatsApp Anda sedang disadap atau dibajak pihak lain. Pertama, muncul pemberitahuan “This phone could not be verified” atau aplikasi tiba-tiba keluar sendiri, padahal Anda tidak mengganti perangkat. Kedua, ada pesan terkirim yang tidak pernah Anda kirim, misalnya pesan berisi permintaan uang kepada teman. Ketiga, riwayat chat terlihat telah dibaca padahal Anda belum membukanya.

Keempat, baterai ponsel cepat habis dan perangkat menjadi panas karena ada aktivitas asing di latar belakang. Kelima, ada perangkat tak dikenal yang terhubung ke akun Anda. Tanda ini bisa dicek melalui menu Pengaturan > Perangkat Tertaut. Keenam, Anda menerima SMS kode verifikasi padahal tidak sedang login ulang — ini pertanda seseorang sedang mencoba mengambil alih akun Anda.

Jika menemukan tanda-tanda tersebut, segera ambil langkah penyelamatan. Login ulang dengan kode verifikasi agar pelaku otomatis terputus, lalu aktifkan verifikasi dua langkah melalui Pengaturan > Akun > Verifikasi dua langkah. Fitur ini menambah lapisan PIN enam digit yang wajib dimasukkan setiap ada percobaan login baru.

Selain itu, periksa dan keluarkan semua perangkat tertaut yang tidak dikenal, jangan pernah membagikan kode OTP kepada siapa pun, dan segera kabari kontak Anda jika akun sempat dibajak agar tidak ada yang tertipu. Bagi pelaku usaha, penting juga memisahkan nomor pribadi dengan nomor khusus bisnis, misalnya menggunakan WhatsApp Business, agar riwayat pesanan pelanggan tidak ikut terancam saat akun diserang.

Keamanan digital kini sama pentingnya dengan keamanan fisik bagi para pelaku usaha. Akun WhatsApp yang aman berarti usaha tetap berjalan dan pelanggan tetap percaya. Dengan mengenali tanda-tanda pembajakan dan menerapkan langkah pengamanan di atas, risiko penipuan dapat ditekan sejak dini.

Sumber: dokumentasi bantuan resmi WhatsApp dan panduan keamanan siber Kementerian Komunikasi dan Digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *