BOYOLALI – Kodim 0724/Boyolali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dukuh Bawu dan Dukuh Kedungrejo, Desa Kemusu, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (17/10/2026). Bantuan tersebut disambut antusias warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih akibat jauhnya sumber air dari permukiman.
Untuk menjangkau warga yang membutuhkan, Kodim 0724/Boyolali mendistribusikan air bersih menggunakan truk pemadam kebakaran milik Kodim. Kedatangan kendaraan pengangkut air itu langsung disambut antusias oleh warga karena kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari sudah sangat mendesak.
Salah satu warga Dukuh Bawu, Slamet, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga:
- Banser Karanggede dan Komunitas Senyum Umat UIN Surakarta Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan di Boyolali Utara
- 400 Jamaah Salat Istisqa di Sambi, Boyolali Memohon Hujan Turun di Tengah Kemarau Panjang
- Musim Hujan Jateng Diprediksi Datang Akhir November, Boyolali Waspada
Slamet menjelaskan, kondisi geografis dan jauhnya sumber air membuat warga harus membeli air dari luar desa. Kehadiran TNI, khususnya Kodim 0724/Boyolali bersama Babinsa, dinilai sangat membantu sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat.
“Bantuan ini sangat berarti dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terima kasih kepada Kodim 0724/Boyolali, khususnya Pak Babinsa, yang telah peduli dan membantu warga. Semoga kepedulian seperti ini terus terjalin,” ungkap Slamet.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0724/Boyolali berharap bantuan air bersih dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat. Hal ini menjadi bukti bahwa TNI senantiasa hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan, serta menguatkan semangat kebersamaan demi kesejahteraan bersama.
Penyaluran air bersih di Kemusu berlangsung di tengah kemarau panjang yang masih melanda sejumlah wilayah Boyolali bagian utara. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, hingga pertengahan September 2026 sebaran kekeringan sudah mencapai 13 kecamatan, termasuk Kemusu, dengan total 44 desa/kelurahan dan 140 dukuh terdampak. BPBD telah mendistribusikan lebih dari seribu tangki air bersih, baik dari pemerintah maupun bekerja sama dengan berbagai pihak, dengan total lebih dari lima juta liter air.
Sebelumnya, Kodim 0724/Boyolali juga menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah kecamatan lain di Boyolali utara, salah satunya Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro, pada akhir September 2026. Sementara itu, musim hujan di Jawa Tengah diprediksi baru akan datang sekitar akhir November 2026, sehingga pasokan air bersih tetap menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak kekeringan.
Sumber: reaksinews.com, 17 Oktober 2026
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






