Musim Hujan Jateng Diprediksi Datang Akhir November, Boyolali Waspada

Bisnis34 Views

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan di Jawa Tengah datang pada akhir November 2026, mundur dari kondisi normalnya. Warga Boyolali diimbau mulai bersiap menghadapi masa pancaroba sekaligus mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Ahli Madya Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Zauyik Nana Ruslana, menyebut kemunduran ini dipicu fenomena El Nino yang kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) yang mengarah ke tren positif. Dalam konferensi pers pada 30 September 2026, ia menyampaikan bahwa sebesar 58 persen luasan wilayah Jateng masuk musim penghujan, namun awal musim hujan mundur lebih dari satu bulan atau tiga dasarian dibandingkan kondisi normal. Secara umum, durasi musim hujan 2026–2027 diperkirakan berlangsung lima hingga enam bulan.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, pada Kamis (15/10/2026) di Magelang menjelaskan bahwa awal musim hujan tidak datang serentak di seluruh wilayah. Wilayah selatan biasanya lebih dulu, disusul wilayah tengah, dan wilayah utara paling terakhir. Pekan ketiga November diperkirakan menjadi awal musim hujan di Jawa Tengah, dengan intensitas hujan ringan hingga sedang. Adapun puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Desember 2026 hingga Februari 2027.

Baca juga:

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, Goeroeh Tjiptanto, mengingatkan bahwa pada Dasarian II Oktober 2026 (periode 11–20 Oktober) Kabupaten Boyolali masih berstatus siaga kekeringan meteorologis. Ia meminta masyarakat tetap mengantisipasi dampak kekeringan terhadap ketersediaan air bersih dan kebutuhan air sektor pertanian, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim.

Tips Persiapan Menghadapi Musim Hujan di Boyolali

Menjelang datangnya musim hujan, warga Boyolali bisa melakukan sejumlah langkah sederhana agar lebih aman dan nyaman:

  • Bersihkan talang dan saluran air. Pastikan talang rumah dan selokan di sekitar rumah tidak tersumbat sampah atau lumpur agar air hujan mengalir lancar.
  • Periksa kondisi kendaraan. Pastikan ban tidak gundul, rem dan lampu berfungsi baik, serta selalu siapkan jas hujan di bagasi motor.
  • Waspada saat berkendara di hujan lebat. Kurangi kecepatan, nyalakan lampu utama, dan hindari menerobos genangan air yang tidak diketahui kedalamannya.
  • Perhatikan pohon dan reklame. Saat angin kencang, hindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame yang rawan roboh.
  • Pantau info resmi. Ikuti informasi cuaca dari kanal resmi BMKG dan jangan mudah percaya pada isu cuaca yang tidak jelas sumbernya.

Dengan persiapan sejak dini, warga Boyolali diharapkan bisa melewati masa pancaroba dengan aman dan nyaman.

Sumber: zonapasar.com, mediakompeten.co.id, lingkar.news, beritajateng.tv

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *