Bangjo Andong Boyolali Resmi Beroperasi, Warga Minta Durasi Lampu Hijau Diperpanjang

Politik76 Views

BOYOLALI — Lampu lalu lintas atau bangjo di Simpang Andong, Kabupaten Boyolali, resmi beroperasi sejak Rabu (14/10/2026). Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali telah menyiapkan sejumlah pengaturan durasi lampu dan kelengkapan pendukungnya. Namun, warga setempat meminta agar durasi lampu hijau diperpanjang karena antrean kendaraan yang muncul, terutama pada jam sibuk.

Simpang Andong berada di pertemuan ruas Jalan Gondang Rawe–Kacangan dengan Jalan Kacangan–Pelemrejo. Di persimpangan tersebut telah dipasang alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) atau yang lebih dikenal sebagai lampu lalu lintas. Pemasangan bangjo dilakukan setelah penyelesaian pemasangan dan penyempurnaan perlengkapan lalu lintas, mulai dari rambu-rambu, zebra cross, hingga marka jalan.

Kepala Dishub Boyolali, Insan Adi Asmono, menjelaskan tim Dishub turut mendampingi proses penyelesaian pemasangan bangjo Andong dan antusiasme masyarakat terlihat saat mereka melintasi Simpang Andong. “Melalui pengoperasian APILL ini, Pemerintah Kabupaten Boyolali terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi, membangun budaya tertib berlalu lintas, serta mewujudkan lingkungan jalan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Baca juga:

Insan menegaskan keberhasilan pengoperasian APILL tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga kedisiplinan dan kepatuhan seluruh pengguna jalan. Ia mengimbau masyarakat mematuhi rambu lalu lintas, marka jalan, dan isyarat lampu, serta memberikan prioritas kepada pejalan kaki yang menyeberang melalui zebra cross. “Prinsip utama pengoperasian Simpang Andong adalah pengguna jalan cepat beradaptasi, tertib dalam berlalu lintas, dan arus kendaraan tetap lancar dengan mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Dievaluasi Berkala

Kepala Seksi Keselamatan Jalan Dishub Boyolali, Joko Suripto, mengatakan bangjo Simpang Andong akan terus dievaluasi secara berkala. “Untuk sementara, pengaturan APILL Simpang Andong menggunakan waktu siklus satu putaran sebesar 84 detik,” kata dia.

Pembagian waktu lampu hijau ditetapkan sebagai berikut: Jalan Kacangan–Pelemrejo atau arah utara selama 10 detik, Jalan Karanggede–Gemolong arah barat 20 detik, arah timur 20 detik, dan Jalan Gondang Rawe–Kacangan atau arah selatan 10 detik. Pembagian waktu hijau tersebut sementara disamakan untuk jam sibuk maupun jam lengang karena berdasarkan pengamatan awal, karakteristik arus lalu lintas relatif mirip.

Khusus pada malam hari, APILL direncanakan beroperasi dalam mode flashing mulai pukul 23.00–04.00 WIB dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas dan aspek keselamatan di simpang. Selanjutnya, Dishub Boyolali akan melakukan uji coba dan evaluasi di lapangan untuk mengetahui efektivitas pengaturan tersebut, terutama terhadap panjang antrean, tundaan, dan kelancaran pergerakan kendaraan.

Joko mengimbau pengendara yang melintasi Simpang Andong agar berhati-hati, mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika APILL dalam mode flashing.

Warga Minta Lampu Hijau Lebih Lama

Sementara itu, warga Kacangan, Andong, Abdul Rosyid, mengatakan dirinya sehari-hari melewati Simpang Kacangan, lokasi pemasangan bangjo Andong. Ia menyambut baik kehadiran bangjo tersebut, tetapi menilai durasi lampu hijau terlalu singkat. “Untuk evaluasinya, detikan warna hijau terlalu cepat karena lebar jalan kan kurang ya, sehingga menimbulkan antrean kendaraan di Simpang 4 Kacangan, terlebih saat jam sibuk dan menguji kesabaran. Semoga makin lama warna hijaunya,” kata dia.

Menurut Rosyid, jam sibuk terjadi saat warga berangkat dan pulang kerja maupun sekolah, apalagi di kawasan Kacangan terdapat banyak sekolah dengan ribuan murid. Ia berharap ada pelebaran jalan dan pengembalian fungsi bahu jalan. Ia juga mengeluhkan pengendara yang menghindari bangjo lewat jalan kampung sehingga mengganggu keamanan lingkungan, serta yang nekat menerobos lampu merah.

Sumber: Solopos/Espos.id

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *