BOYOLALI — Kabar membanggakan datang dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Lifter asal Boyolali, Gandung Santoso, berhasil meraih medali perak pada cabang olahraga angkat besi kelas 79 kilogram putra yang dipertandingkan di Gedung Graha Sari, Gayamsari, Semarang, Sabtu (24/10/2026).
Gandung membukukan angkatan snatch 100 kilogram dan clean and jerk 121 kilogram. Medali emas kelas tersebut diraih Muhammad Yasin dari Blora dengan angkatan 120 kilogram pada snatch dan 130 kilogram pada clean and jerk, sementara medali perunggu menjadi milik Bagus Danu Saputra dari Kota Semarang dengan angkatan 106 kilogram dan 110 kilogram.
Kelas 79 kilogram putra menjadi salah satu dari enam kelas yang dipertandingkan pada hari pertama cabang angkat besi Porprov Jateng 2026. Persaingan di kelas ini berlangsung ketat, dengan selisih angkatan yang cukup jauh antara peraih emas dan perak, namun Gandung tetap mampu mengamankan posisi kedua di atas lifter tuan rumah.
Baca juga:
- Persis Solo Tertahan di Peringkat 7, Tertinggal 8 Poin dari Puncak
- Atlet Simo Boyolali Sabet 2 Medali Asian Para Games 2026
- Atlet Boyolali Karisma Evi Raih Emas Asian Para Games 2026
Secara keseluruhan, hingga dua hari pertandingan, Sabtu–Minggu (24–25/10/2026), kontingen Kota Semarang memimpin perolehan medali angkat besi dengan empat emas, disusul Blora dengan tiga emas. Sejumlah emas lainnya diraih atlet dari Grobogan, Cilacap, Pati, Surakarta, Blora, dan Kendal, menandakan persaingan antardaerah yang merata.
Perebutan medali angkat besi Porprov Jateng 2026 masih berlanjut pada Senin (26/10/2026), dengan tiga kelas tersisa yang akan dipertandingkan. Atlet dari berbagai daerah, termasuk Kota Semarang, dijadwalkan tampil pada hari terakhir tersebut untuk menambah koleksi medali kontingennya.
Prestasi Gandung Santoso menambah daftar atlet Boyolali yang mengharumkan nama daerah di level provinsi. Sebelumnya, atlet-atlet Boyolali juga menorehkan prestasi di ajang olahraga lain, termasuk Asian Para Games 2026. Dukungan pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan lebih banyak lifter dan atlet berprestasi dari Kota Susu.
Dalam angkat besi, setiap lifter dinilai dari dua jenis angkatan, yakni snatch yang mengangkat barbel dari lantai ke atas kepala dalam satu gerakan, serta clean and jerk yang dilakukan dalam dua tahap, yakni mengangkat barbel ke bahu lalu mendorongnya ke atas kepala. Total angkatan terbaik dari kedua jenis tersebut menentukan peringkat akhir di kelas masing-masing.
Sumber: KONI Jawa Tengah (konijateng.id), Senin 26 Oktober 2026.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps









