Vertigo Kambuh Mendadak? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kesehatan70 Views

BOYOLALI — Vertigo adalah sensasi pusing berputar yang datang tiba-tiba dan membuat penderitanya merasa seolah ruangan bergoyang. Bagi sebagian warga Boyolali, terutama yang sudah berusia 35 tahun ke atas, vertigo yang kambuh di tengah aktivitas bisa sangat mengganggu, bahkan berbahaya bila terjadi saat mengemudi atau bekerja.

Vertigo sebenarnya bukan penyakit, melainkan gejala dari gangguan pada sistem keseimbangan tubuh. Penyebabnya beragam, mulai dari gangguan di telinga bagian dalam hingga masalah aliran darah ke otak. Karena itu, mengenali pemicunya penting agar vertigo tidak kambuh berulang.

Secara umum ada dua jenis vertigo. Vertigo perifer muncul akibat gangguan pada telinga bagian dalam, misalnya BPPV (benign paroxysmal positional vertigo) yang dipicu perubahan posisi kepala secara tiba-tiba. Sementara itu, vertigo sentral berkaitan dengan gangguan pada otak, seperti migrain atau stroke ringan.

Baca juga:

5 Penyebab Umum Vertigo Kambuh

Pertama, BPPV. Kristal kalsium kecil di telinga bagian dalam bergeser dari tempatnya sehingga otak menerima sinyal posisi kepala yang salah. Gerakan seperti menoleh cepat, bangun dari tidur, atau menunduk bisa memicu serangan yang berlangsung beberapa detik hingga menit.

Kedua, labirinitis atau infeksi telinga bagian dalam. Infeksi virus bisa menyebabkan peradangan pada labirin, organ keseimbangan di telinga. Gejalanya biasanya pusing berputar disertai mual dan gangguan pendengaran.

Ketiga, penyakit Meniere. Kondisi ini ditandai penumpukan cairan di telinga bagian dalam dan sering disertai telinga berdenging (tinnitus) serta pendengaran menurun.

Keempat, migrain vestibular. Sebagian penderita migrain mengalami vertigo sebagai gejala penyerta, kadang tanpa disertai sakit kepala.

Kelima, faktor gaya hidup: tekanan darah rendah, anemia, kurang tidur, dehidrasi, hingga gula darah yang turun drastis bisa memicu rasa melayang mirip vertigo.

Cara Cepat Mengatasi Vertigo yang Kambuh

Saat vertigo menyerang, hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti dari aktivitas dan duduk atau berbaring. Jangan menggerakkan kepala secara mendadak, dan cobalah memfokuskan pandangan pada satu titik diam untuk mengurangi sensasi berputar.

Minum air putih perlahan untuk memastikan tubuh tidak dehidrasi. Hindari kafein dan alkohol yang bisa memperburuk gejala. Jika mual, bernapaslah perlahan dan beri waktu tubuh beristirahat minimal 15–20 menit sebelum beraktivitas kembali.

Untuk jangka panjang, tidur cukup 7–8 jam sehari, kelola stres, dan batasi asupan garam bila dokter menduga penyakit Meniere. Gerakan bangun dari tempat tidur sebaiknya dilakukan perlahan, terutama bagi yang pernah mengalami BPPV.

Kapan Harus Segera ke Dokter

Segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit bila vertigo berlangsung lebih dari satu jam, kambuh berulang dalam waktu dekat, atau disertai gejala lain seperti kelemahan anggota tubuh, bicara pelo, pandangan ganda, nyeri dada, dan sulit bernapas. Kombinasi gejala tersebut bisa menjadi tanda kondisi serius seperti stroke.

Warga Boyolali bisa memanfaatkan layanan puskesmas terdekat untuk pemeriksaan awal. Jangan menunda konsultasi bila vertigo sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sumber: Alodokter, Kementerian Kesehatan RI. Artikel ini bersifat edukasi dan bukan pengganti diagnosis medis.


Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *