Boyolali.net – Inilah kisah Dony Tri Pamungkas, pemuda asal Teras, Boyolali, Jawa Tengah yang berhasil tembus Timnas Sepakbola Indonesia.
Dony Tri Pamungkas berhasil mengharumkan nama daerah kelahirannya dengan berkat keberhasilan menembus Timnas.
Dony lahir di Boyolali, Jawa Tengah pada 11 Januari 2005, usianya kini 21 tahun.
Ia berasal dari keluarga sederhana yang tinggal di Dukuh Tegalrejo, Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.
Ayahnya adalah penambal ban, sementara ibunya berjualan es kelapa.
Keluarga Dony tetap hidup sederhana meski sang putra telah jadi pemain bola profesional.
Ini terlihat dari kehidupan sang ibunda, Saparti (56).
Dia tetap menjalani kehidupan sederhana dengan berjualan es kelapa di rumahnya.
Rumah sederhana itu berdiri di tepi jalan desa, lengkap dengan spanduk bertuliskan “es kelapa”, di Dukuh Tegalrejo, Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.
Dari tempat itulah Saparti menjalani kesehariannya.
Saparti merupakan ibu kandung Dony Tri Pamungkas, pemain Timnas Indonesia yang tampil saat menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).
Saat ditemui TribunSolo.com pada Sabtu (28/3/2026), Saparti mengaku sangat bangga melihat putranya mengenakan seragam Timnas Indonesia.
“Ya, perasaannya sebagai orang tua benar-benar sangat bangga sekali,” ujarnya.
Ia bahkan tak menyangka Dony bisa menembus skuad Timnas senior.
“Karena saya enggak menyangka sebenarnya, kalau Dony itu sudah bisa main di timnas senior ini. Alhamdulillah sekali,” tambahnya.
Momen pertandingan itu ia saksikan langsung melalui layar kaca di rumah.
“Puas dengan permainan anak saya, ya dengan Dony Pamungkas sudah memberikan yang terbaik lah,” ucapnya.
Di balik kesuksesan sang anak, Saparti memilih untuk tetap hidup sederhana.
Ia tetap berjualan es kelapa atau degan seperti yang telah dilakukannya selama bertahun-tahun.
“Ya itu (aktivitas) selalu melanjutkan jualan es kelapa yang saya buat itu, karena hasil dari itu juga dulu yang untuk memperjuangkan anak-anak itu juga,” jelasnya.
“Sampai sekarang tetap saya pertahankan sampai kapanpun. Selagi Ibu masih diberi kesehatan, tetap jualan es kelapa,” tambahnya.
Bagi Saparti, usaha kecil itu bukan sekadar sumber penghasilan, tetapi juga simbol perjuangan membesarkan anak-anaknya.
Sosok Dony Tri Pamungkas
Dony Tri Pamungkas merupakan pesepak bola profesional yang lahir di Boyolali, 11 Januari 2005.
Telah mengawali kariernya melalui nama beberapa klub pemuda, pada musim 2019/2020 Dony Tri Pamungkas melanjutkan karier profesionalnya bersama Persija Jakarta Youth.
Dikutip dari Transfermarkt.co.id, pesepak bola muda yang kini berusia 21 tahun itu telah bersama Persija Jakarta selama kurang lebih lima musim.
Catatan statistik memperlihatkan, Dony Tri Pamungkas dominan bermain sebagai sayap kiri, namun bersama skema permainan Maurico Souza kini ia dipercaya untuk mengisi slot sebagai bek kiri.
Tak hanya berprestasi membawa satu-satunya klub andalannya, Dony Tri Pamungkas juga mencatatkan performa gemilang sebagai pemain Timnas.
Walaupun termasuk dalam pemain muda, Dony Tri Pamungkas juga pernah memperkuat Timnas Indonesia senior pada beberapa laga saat masih di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Misalnya di ASEAN Championship dirinya berlaga sebanyak 4 kali bersama Timnas Indonesia senior melawan Myanmar, Laos, Vietnam, dan Filipina.
Puncak kariernya adalah saat dirinya bermain bersama Timnas U-19 Indonesia saat berhasil membawa pulang gelar juara AFF U19 Championship pada musim 23/24.
Dony Tri Pamungkas juga mendapatkan gelar sebagai pemain terbaik ASEAN U-19 Boys Championship 2024.






