Sate Kambing Boyolali, Kuliner Legendaris dari Kota Susu yang Bikin Ketagihan

Bisnis31 Views

BOYOLALI – Boyolali memang dijuluki Kota Susu, tetapi bagi para pecinta kuliner, kabupaten di lereng Merapi dan Merbabu ini juga dikenal sebagai surganya olahan daging kambing. Salah satu ikon kuliner yang wajib dicoba adalah sate kambing Boyolali — tusukan daging empuk yang dibakar hingga aromanya menggugah selera, dengan bumbu yang meresap sampai ke dalam.

Keunggulan sate kambing Boyolali terletak pada bahan bakunya. Sebagai daerah sentra peternakan, pasokan daging kambing segar di sini melimpah, mulai dari pasar hewan hingga peternakan di lereng gunung. Daging yang digunakan umumnya berasal dari kambing muda sehingga teksturnya empuk dan tidak alot. Potongannya pun besar-besar, khas gaya sate Solo–Boyolali, disajikan dengan bumbu kacang tanah yang gurih manis berpadu kecap, ditambah taburan bawang merah iris dan cabai rawit sesuai selera.

Varian yang paling diburu adalah sate buntel — daging kambing cincang berbumbu yang dibungkus lapisan lemak tipis, kemudian dibakar hingga matang. Lemak yang meleleh saat dibakar membuat dagingnya juicy dengan aroma yang khas. Selain sate buntel dan sate kambing biasa, warung-warung di Boyolali umumnya juga menyajikan pendamping seperti tongseng berkuah gurih, gulai kental penuh rempah, hingga tengkleng yang segar.

Baca juga:

Salah satu warung legendaris yang kerap jadi rujukan adalah Sate Kambing Mbah Bagong di Dusun 3, Winong, Kecamatan Boyolali — tepat di jalur strategis Magelang–Boyolali. Warung ini buka setiap hari pukul 09.00–19.30 WIB dengan menu andalan sate kambing, sate buntel, tongseng, tengkleng, babat gongso, hingga gulai kambing. Menurut pengelola, mereka selalu memakai daging kambing segar dan bumbu pilihan agar cita rasanya terjaga.

Ada beberapa tips agar pengalaman menyantap sate kambing makin maksimal. Pilih warung yang ramai pembeli karena perputaran dagingnya cepat sehingga kesegarannya terjaga. Santap selagi hangat agar lemak tidak menggumpal dan aromanya tetap menggoda. Bagi yang khawatir dengan aroma prengus, bumbu rempah yang kaya dan proses pembakaran yang tepat pada sate kambing Boyolali umumnya sudah menetralkannya.

Sate kambing pun menjadi pelengkap sempurna bagi wisata ke Boyolali. Usai mendaki Merbabu via Selo atau berendam di Umbul Tlatar, seporsi sate buntel hangat dan semangkuk tongseng gurih adalah penutup hari yang sulit ditolak. Tak heran bila kuliner yang satu ini selalu masuk daftar wajib coba setiap kali berkunjung ke Kota Susu.

Sumber: viraljateng.com; boyolali.swi.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *