Abon Lele hingga Petis Sapi, 3 Kuliner Unik Khas Boyolali yang Jarang Diketahui

Kuliner24 Views

BOYOLALI — Kabupaten Boyolali selama ini dikenal sebagai Kota Susu dengan sate kambing, tahu susu, dan susu sapi segar sebagai ikon kulinernya. Namun di balik kuliner-kuliner populer tersebut, Boyolali ternyata menyimpan sejumlah makanan khas yang unik dan jarang diketahui wisatawan. Tiga di antaranya adalah abon lele, petis sapi, dan jenang pecel.

Abon lele menjadi yang paling mengejutkan. Meski Boyolali identik dengan aneka olahan sapi, abon khas daerah ini justru terbuat dari ikan lele. Lele tersebut berasal dari Kampung Lele di Desa Tegalrejo, Kabupaten Boyolali, yang usaha pembibitan lelenya sudah berjalan sejak tahun 1993 dan terus berkembang hingga saat ini. Lele diolah menjadi beragam makanan, salah satunya abon lele yang bercita rasa gurih dan khas. Abon lele biasanya dijual di sentra oleh-oleh Kampung Lele dan pemasarannya menjangkau sekitar Boyolali seperti Solo, Yogyakarta, hingga Semarang.

Keunikan berikutnya adalah petis sapi. Jika biasanya petis dikenal terbuat dari ikan atau udang, petis khas Boyolali justru berbahan dasar daging sapi. Cita rasanya mirip abon sapi dengan tekstur yang lebih menyerupai selai. Berbeda dengan petis ikan yang cenderung berbau amis, petis sapi Boyolali berwarna cokelat kehitaman dengan rasa yang enak. Petis sapi mudah ditemukan di toko-toko oleh-oleh, namun daya tahannya singkat karena dibuat tanpa bahan pengawet. Jika ingin lebih awet, simpan di lemari pendingin setibanya di kota asal.

Baca juga:

Terakhir ada jenang pecel, perpaduan yang tak biasa. Jika pecel sayuran biasanya dipadukan dengan nasi putih, di Boyolali pecel justru disandingkan dengan jenang. Jenang merupakan makanan yang terbuat dari tepung beras dan biasa menjadi bubur sumsum. Olahan pecelnya tidak jauh berbeda dengan pecel lainnya, dengan aneka sayuran yang diguyur sambal kacang hingga terasa sangat nikmat. Uniknya lagi, jenang pecel disajikan di atas daun pincuk atau kerupuk gendar sebagai pelengkap.

Ketiga kuliner tersebut menjadi bukti bahwa wisata kuliner Boyolali tidak melulu soal susu dan sate kambing. Bagi Anda yang berencana melintasi jalur Semarang–Solo atau berlibur ke Boyolali, sempatkan mencicipi dan membawanya sebagai buah tangan untuk orang rumah.

Sumber: bangjo.co.id; diswaysolo.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *