Kunyit tumpah ke baju saat memasak opor, soto, atau membuat jamu adalah kejadian yang akrab bagi banyak warga Boyolali. Noda kuningnya terlihat mencolok, apalagi di baju putih, dan sering membuat panik. Padahal, noda kunyit masih bisa dihilangkan asalkan ditangani dengan cepat dan dengan cara yang tepat.
Penyebabnya adalah kurkumin, pigmen kuning alami pada kunyit yang sangat kuat menempel pada serat kain. Semakin lama noda dibiarkan mengering, semakin sulit ia diangkat. Karena itu, jangan menunda membersihkannya sampai cucian menumpuk berhari-hari.
Prinsip dasarnya sederhana: segera kerok sisa kunyit dari permukaan kain, bilas dengan air dingin dari balik kain, dan jangan menggosok terlalu kasar karena justru bisa mendorong noda makin dalam. Untuk kain berwarna, selalu uji dulu bahan pembersih di bagian kain yang tersembunyi. Hindari air panas pada tahap awal, sebab panas dapat mengunci noda.
Baca juga:
- Cara Membersihkan Sepatu Putih yang Menguning, Kembali Kinclong
- Lemari Bau Apek? Ini 7 Cara Menghilangkannya untuk Warga Boyolali
- Cara Merawat Sepatu Kulit agar Awet dan Tidak Cepat Retak di Boyolali
1. Air dingin dan sabun cuci piring
Cara paling mudah adalah meneteskan sedikit sabun cuci piring pada noda, diamkan sekitar lima belas menit, lalu bilas dengan air dingin sambil ditepuk-tepuk lembut. Sabun cuci piring efektif melarutkan pigmen yang berminyak. Ulangi bila perlu sebelum baju dicuci seperti biasa.
2. Pasta baking soda
Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga menjadi pasta, oleskan pada noda, dan diamkan tiga puluh menit. Setelah itu sikat perlahan dengan sikat gigi bekas yang lembut, lalu bilas. Cara ini cocok untuk baju katun dan kaus harian.
3. Lemon dan sinar matahari untuk kain putih
Untuk baju putih, perasan lemon yang dioleskan pada noda lalu dijemur sebentar di bawah sinar matahari bisa membantu memudarkan warna kuning. Namun cara ini tidak disarankan untuk kain berwarna gelap, karena lemon dan matahari bisa membuat warna kain ikut pudar.
4. Cuka putih
Rendam area bernoda dalam campuran air dingin dan cuka putih selama tiga puluh menit, lalu cuci dengan deterjen seperti biasa. Cuka membantu melonggarkan pigmen tanpa merusak sebagian besar kain, tetapi tetap uji dulu pada kain yang sensitif.
5. Rendam susu untuk kain halus
Untuk kain yang lebih halus, merendam bagian bernoda dalam susu selama beberapa jam bisa membantu mengangkat sisa warna kuning. Setelah itu, cuci dengan air dingin dan deterjen lembut.
6. Cuci ulang dengan air hangat
Setelah noda memudar, barulah baju boleh dicuci dengan air hangat sesuai label perawatan. Jangan memasukkan baju ke mesin pengering sebelum noda benar-benar hilang, karena panas pengering bisa membuat sisa noda menjadi permanen.
7. Bila noda membandel, serahkan ke laundry
Jika noda sudah lama mengering atau menempel pada bahan mahal seperti sutra dan wol, jangan memaksakan bahan pembersih yang keras. Pemutih klorin hanya boleh dipakai untuk kain putih yang tahan, dan sebaiknya serahkan saja ke laundry profesional agar baju tidak rusak.
Sebagai pencegahan, biasakan memakai celemek saat mengolah kunyit dan segera tangani cipratan sekecil apa pun. Dengan penanganan cepat, baju kesayangan warga Boyolali tetap bisa terselamatkan tanpa harus dibuang.
Sumber: dirangkum dari panduan perawatan pakaian dan tekstil yang umum digunakan.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






