BOYOLALI — Memasuki musim pancaroba, keluhan atap bocor mulai ramai dirasakan warga Boyolali. Air yang menetes dari plafon bukan cuma bikin lantai becek, tapi juga bisa merusak perabot, memicu jamur, hingga membahayakan instalasi listrik di rumah.
Kabar baiknya, sebagian besar kebocoran atap bisa dicegah bila penyebabnya dikenali sejak awal. Berikut tujuh penyebab atap bocor yang paling sering terjadi di rumah-rumah warga Boyolali, beserta cara mengatasinya.
1. Genteng bergeser atau pecah. Angin kencang dan usia genteng membuat posisinya bergeser atau retak. Periksa genteng setelah hujan lebat; ganti genteng yang pecah dan kembalikan yang bergeser ke posisi semula.
Baca juga:
- Waspada Musim Pancaroba: 6 Penyakit yang Sering Menyerang dan Cara Mencegahnya
- AC Kurang Dingin? Cara Membersihkan AC Sendiri di Rumah
- 7 Cara Hemat Listrik Boyolali, Tagihan Turun Tiap Bulan
2. Talang air tersumbat. Daun kering dan sampah yang menumpuk di talang membuat air meluap dan merembes ke dinding. Bersihkan talang minimal dua kali setahun, terutama menjelang musim hujan.
3. Sambungan atap (nok dan flashing) renggang. Bagian pertemuan dua bidang atap atau pertemuan atap dengan dinding rawan bocor bila lapisan pelindungnya sudah getas. Tutup celah dengan sealant tahan air atau lembaran flashing baru.
4. Kemiringan atap terlalu landai. Atap yang terlalu datar membuat air menggenang dan perlahan merembes lewat celah genteng. Untuk perbaikan permanen, konsultasikan dengan tukang bangunan agar kemiringan disesuaikan.
5. Plafon dan rangka kayu lapuk. Rembesan yang dibiarkan lama membuat rangka kayu lapuk dan plafon menggelembung. Bila plafon sudah bernoda cokelat atau melendut, segera perbaiki sumber bocornya sebelum mengganti plafon.
6. Lubang bekas paku dan antena. Bekas pemasangan antena, jemuran, atau paku yang longgar sering menjadi jalan masuk air. Tutup lubang dengan dempul tahan air atau sealant.
7. Kualitas genteng dan lapisan kedap air menurun. Genteng tanah liat yang sudah berpori dan lapisan waterproof yang menipis perlu diganti atau dilapisi ulang. Untuk atap dak beton, lapisi ulang dengan pelapis anti bocor setiap beberapa tahun.
Kapan harus memanggil tukang? Bila bocornya meluas, plafon sudah melendut, atau air mengenai instalasi listrik, jangan memaksakan perbaikan sendiri. Matikan listrik di area yang terkena rembesan dan hubungi tukang bangunan berpengalaman.
Sebagai langkah darurat saat hujan, tampung tetesan dengan ember, pindahkan perabot dan barang elektronik dari area bocor, dan tandai titik bocornya agar mudah ditemukan saat cuaca cerah. Perbaikan atap sebaiknya dilakukan saat atap kering agar hasilnya maksimal.
Dengan pemeriksaan rutin sebelum musim hujan, rumah warga Boyolali bisa tetap kering dan nyaman sepanjang musim hujan.
Sumber: Panduan perawatan rumah dan pengalaman tukang bangunan Boyolali.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












