Cegah Banjir di Rumah Saat Musim Hujan: 7 Langkah Praktis untuk Warga Boyolali

Bisnis133 Views

Musim hujan diprediksi datang dengan intensitas lebat di Kabupaten Boyolali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali pun telah menyiapkan langkah mitigasi menghadapi musim hujan tersebut. Bagi warga, persiapan paling dekat justru dimulai dari rumah sendiri, karena genangan air yang masuk ke rumah sering kali berawal dari hal-hal kecil yang luput diperhatikan.

Banjir di lingkungan rumah umumnya terjadi karena saluran air tersumbat, talang air tidak berfungsi, atau halaman rumah lebih rendah dari jalan. Air hujan yang tidak bisa mengalir dengan lancar akan menggenang, lalu perlahan merembes ke dalam rumah dan merusak perabot, lantai, serta instalasi listrik. Karena itu, langkah pencegahan sebaiknya dilakukan sebelum hujan deras datang bertubi-tubi, bukan setelah air sudah masuk.

Berikut tujuh langkah praktis yang bisa dilakukan warga Boyolali untuk mencegah banjir di rumah saat musim hujan.

Baca juga:

1. Bersihkan selokan dan saluran air di sekitar rumah

Periksa selokan depan rumah dan saluran air di halaman. Buang sampah, daun kering, dan lumpur yang menyumbat aliran. Saluran yang bersih membuat air hujan mengalir cepat ke pembuangan utama dan tidak meluap ke halaman.

2. Periksa dan perbaiki talang air serta atap

Talang air yang bengkok, bocor, atau penuh dedaunan membuat air hujan tumpah ke dinding dan menggenang di sekitar fondasi rumah. Sekalian periksa genteng yang retak atau bergeser agar air tidak merembes ke plafon.

3. Tinggikan barang dan amankan instalasi listrik

Di rumah yang rawan genangan, simpan barang berharga, dokumen penting, dan perabot elektronik di tempat yang lebih tinggi. Pastikan stop kontak dan kabel listrik tidak berada di jalur air.

4. Buat penghalang air sederhana di pintu masuk

Karung pasir atau papan penahan air di ambang pintu bisa menahan genangan dangkal agar tidak masuk ke dalam rumah. Simpan karung pasir di tempat yang mudah dijangkau, sehingga bisa langsung dipasang begitu hujan mulai deras.

5. Perbaiki halaman agar air tidak menggenang

Halaman yang cekung atau tanahnya sudah padat membuat air sulit meresap. Buat kemiringan halaman menuju selokan, tambahkan lubang resapan biopori, atau tanami area kosong dengan rumput dan tanaman.

6. Siapkan pompa air dan perlengkapan darurat

Pompa air kecil sangat membantu mengeluarkan air yang telanjur masuk ke dalam rumah. Siapkan juga senter, lilin atau lampu darurat, obat-obatan, dan air bersih dalam kemasan.

7. Pantau informasi cuaca dan kondisi lingkungan

Ikuti prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta informasi dari BPBD dan pemerintah desa. Bila hujan deras berlangsung lama dan air sungai atau selokan di sekitar rumah mulai meluap, segera pindahkan anggota keluarga, terutama anak-anak dan lansia, ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Mencegah banjir di rumah tidak selalu membutuhkan biaya besar. Dengan saluran air yang bersih, atap yang terawat, dan barang-barang yang sudah diamankan, warga Boyolali bisa menghadapi musim hujan dengan lebih tenang.

Sumber: BPBD Kabupaten Boyolali; BMKG.


Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *