BOYOLALI — Galon air minum yang sudah lama terpasang di dispenser sebaiknya diperiksa secara berkala. Lapisan hijau kehitaman di dinding dalam galon adalah lumut yang tumbuh karena air, cahaya, dan udara bertemu di satu wadah yang jarang dibersihkan. Selain membuat air terlihat kotor, lumut juga bisa mengubah rasa air dan menimbulkan bau yang tidak sedap.
Lumut paling mudah tumbuh pada galon yang diletakkan dekat jendela atau terkena sinar matahari langsung. Suhu ruangan yang hangat, sisa air yang mengendap terlalu lama, serta galon isi ulang yang dipakai berulang kali tanpa dicuci, semuanya mempercepat pertumbuhan lumut. Karena itu, galon yang tampak jernih dari luar belum tentu bersih di bagian dalam.
Membersihkan galon secara rutin adalah langkah paling sederhana untuk menjaga kualitas air minum keluarga. Membersihkan galon tidak membutuhkan alat khusus, cukup luangkan waktu beberapa menit setiap kali galon diganti atau setidaknya dua minggu sekali. Berikut tujuh cara yang bisa dilakukan di rumah.
Baca juga:
- Selang Air Cepat Bocor? Ini 7 Cara Mengatasinya di Boyolali
- Kran Air Bocor? Ini 7 Cara Mengatasinya di Boyolali
- Wastafel Mampet? Ini 7 Cara Membersihkannya di Boyolali
7 Cara Membersihkan Galon yang Berlumut
1. Kosongkan dan bilas dengan air bersih. Tuang sisa air di dalam galon, lalu bilas bagian dalam dengan air bersih beberapa kali untuk membuang kotoran yang lepas. Langkah ini membuat proses pencucian berikutnya lebih efektif.
2. Gunakan cuka dan air hangat. Campurkan cuka dapur dengan air hangat, tuang ke dalam galon, lalu diamkan sekitar 15–30 menit. Cuka membantu meluruhkan lapisan lumut yang menempel di dinding galon.
3. Gosok dengan sikat bergagang panjang. Gunakan sikat khusus galon yang bersih untuk menggosok seluruh permukaan dalam, termasuk bagian bahu dan leher galon yang sering terlewat. Hindari sikat kawat yang bisa menggores plastik.
4. Tambahkan baking soda untuk noda membandel. Bila lumut masih tersisa, taburkan baking soda ke bagian yang bernoda, gosok perlahan, lalu bilas. Kombinasi cuka dan baking soda cukup untuk sebagian besar noda lumut rumah tangga.
5. Bilas sampai tidak ada sisa. Bilas galon berkali-kali dengan air bersih hingga tidak ada lagi bau cuka atau sisa bahan pembersih. Sisa pembersih yang tertinggal bisa memengaruhi rasa air minum.
6. Keringkan sebelum diisi ulang. Balik galon dan angin-anginkan hingga bagian dalamnya benar-benar kering. Galon yang langsung diisi dalam keadaan basah dan tertutup rapat lebih mudah ditumbuhi lumut kembali.
7. Periksa tutup dan corong dispenser. Lumut juga bisa menempel di tutup galon dan corong dispenser. Lap dan cuci bagian tersebut secara berkala agar kotoran tidak kembali masuk ke air.
Agar Lumut Tidak Cepat Kembali
Simpan galon di tempat sejuk dan jauh dari sinar matahari langsung, misalnya di sudut dapur yang teduh. Jangan membiarkan galon kosong tergeletak lama dalam keadaan terbuka, dan perhatikan kebersihan depot isi ulang tempat biasa membeli air. Bila galon sudah retak, berubah warna permanen, atau tetap berbau setelah dicuci bersih, sebaiknya ganti dengan galon baru demi keamanan air minum keluarga.
Dengan perawatan rutin, air minum di rumah tetap jernih, segar, dan aman dikonsumsi setiap hari.
Sumber: panduan perawatan wadah air minum rumah tangga dan praktik kebersihan dispenser.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






