BOYOLALI — Langkah tim softball putra Kabupaten Boyolali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 terhenti di babak page system. Boyolali kalah tipis 9-8 dari Kota Surakarta atau Solo dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Softball Universitas Negeri Semarang (Unnes), Semarang, Kamis (29/10/2026).
Kekalahan itu sekaligus menutup peluang Boyolali untuk kembali bertemu tuan rumah Kota Semarang di partai final. Sebaliknya, Solo memastikan satu tempat di final setelah memenangi dua pertandingan page system pada hari yang sama.
Sehari sebelumnya, Boyolali memang masih menyimpan harapan ke final meski kalah telak 11-0 dari Semarang di babak semifinal. Syaratnya, Boyolali harus memenangi laga penentuan melawan pemenang pertandingan antara Surakarta dan Kudus. Harapan itu kini pupus setelah Solo memenangi laga penentuan tersebut.
Baca juga:
- Softball Putra Boyolali Kalah 11-0, Masih Berpeluang ke Final Porprov
- Gandung Santoso, Lifter Boyolali Raih Perak Porprov Jateng 2026
- Persis Solo Tertahan di Peringkat 7, Tertinggal 8 Poin dari Puncak
Solo Menang Dua Kali di Page System
Keberhasilan Solo melaju ke final diraih lewat dua kemenangan tipis di page system, Kamis (29/10/2026). Pertama, Solo mengalahkan Kudus dengan skor 8-7 dalam empat inning atau babak. Setelah itu, Solo kembali menang 9-8 atas Boyolali, juga dalam empat babak.
Dengan hasil tersebut, Solo akan menantang tuan rumah Kota Semarang pada laga final yang digelar di Lapangan Softball Unnes, Jumat (30/10/2026). Laga penentu itu menjadi perjuangan akhir bagi skuad Bengawan untuk membawa pulang medali emas.
Manajer cabang olahraga softball Solo, Muhammad Fajar In’am Maulana, menegaskan timnya akan mengerahkan seluruh tenaga di final. Ia juga meminta dukungan dan doa kepada masyarakat Surakarta.
“Final melawan tuan rumah Kota Semarang, kami akan berjuang habis-habisan agar bisa membawa pulang emas,” tegas Fajar seusai laga page system, Kamis (29/10/2026).
Fajar juga menitip pesan kepada para atlet untuk menjaga fokus, mental, teknis, dan attitude pada laga final nanti. Strategi pun telah disiapkan untuk menumpas tim lawan.
“Perjuangan final nanti tentunya akan menjadi akhir atas perjuangan latihan bertahun-tahun. Kami akan berjuang semaksimal mungkin,” pungkasnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih atas perjuangan para atlet atas capaian hingga lolos final, serta kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surakarta atas segala dukungan pada Porprov Jateng 2026.
Bagi Boyolali, kekalahan tipis 9-8 ini tetap menjadi catatan penting. Setelah sempat tertinggal jauh 11-0 dari Semarang, Boyolali mampu memberi perlawanan ketat hingga babak terakhir melawan Solo. Dukungan warga Boyolali tentu menjadi modal bagi para atlet untuk bangkit pada ajang berikutnya.
Sumber: Espos.id, Kamis 29 Oktober 2026.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






