BOYOLALI — Kacamata yang lensanya sudah penuh baret halus membuat penglihatan terasa kurang jernih, apalagi saat berkendara pada malam hari atau membaca dalam waktu lama. Padahal, banyak baret muncul bukan karena usia kacamata, melainkan kebiasaan kecil sehari-hari yang jarang disadari. Kabar baiknya, merawat kacamata tidak rumit dan tidak mahal. Dengan cara yang benar, lensa bisa tetap jernih lebih lama sehingga Anda tidak perlu sering-sering mengganti lensa.
Penyebab paling umum adalah membersihkan lensa dalam keadaan kering dan berdebu. Debu dan butiran pasir halus yang menempel akan bergesekan dengan lensa saat dilap. Kebiasaan lain yang merusak adalah meletakkan kacamata sembarangan dengan lensa menghadap ke bawah, menyimpannya tanpa wadah di dalam tas, serta membiarkannya terpapar panas, misalnya di dasbor mobil pada siang yang terik.
Di Boyolali, debu jalanan pada musim kemarau dan cipratan air hujan pada musim penghujan membuat kacamata lebih cepat kotor. Karena itu, kacamata sebaiknya dibersihkan secara rutin dengan cara yang benar, bukan sekadar dilap cepat dengan ujung baju. Berikut tujuh cara merawat kacamata agar tetap jernih dan awet.
Baca juga:
- Cara Merawat Sepatu Kulit agar Awet dan Tidak Cepat Retak di Boyolali
- Cara Membersihkan Sepatu Putih yang Menguning, Kembali Kinclong
- 7 Kebiasaan yang Bikin TV LED Cepat Rusak, Hindari Mulai Sekarang
7 Cara Merawat Kacamata agar Tetap Jernih
- Bilas dulu sebelum dilap. Basahi lensa dengan air mengalir untuk meluruhkan debu dan pasir halus, baru kemudian lap perlahan. Menggosok lensa yang masih berdebu adalah penyebab baret yang paling sering terjadi.
- Pakai kain microfiber yang bersih. Gunakan kain lembut khusus lensa dan cuci kain tersebut secara berkala. Jangan membersihkan lensa dengan ujung baju, tisu kasar, atau handuk, karena seratnya bisa menggores lapisan lensa.
- Cuci dengan sabun cair yang lembut. Bubuhkan setetes sabun cair lembut, gosok perlahan dengan ujung jari, bilas dengan air bersih, lalu keringkan dengan kain microfiber. Hindari pembersih kaca rumah tangga dan cairan beralkohol pekat yang dapat merusak lapisan lensa.
- Simpan di wadah keras saat tidak dipakai. Masukkan kacamata ke dalam hard case, jangan sekadar diselipkan di saku atau ditumpuk dengan barang berat di dalam tas. Hindari pula memakai kacamata sebagai bando di kepala, karena kebiasaan itu membuat gagang cepat melar.
- Letakkan dengan posisi yang benar. Saat diletakkan di meja, posisikan lensa menghadap ke atas atau lipat gagang dan masukkan ke wadah. Meletakkan kacamata dengan lensa menghadap ke bawah membuat lensa bergesekan langsung dengan permukaan meja.
- Jauhkan dari panas berlebih. Jangan meninggalkan kacamata di dasbor mobil, dekat kompor, atau di bawah sinar matahari terik dalam waktu lama. Panas berlebih dapat merusak lapisan lensa dan membuat bingkai berubah bentuk.
- Periksa ke optik secara berkala. Baut yang kendur, bantalan hidung yang aus, atau gagang yang melengkung sebaiknya disetel di optik. Jangan membengkokkan bingkai sendiri dengan paksa. Bila penglihatan tetap buram meski lensa sudah bersih, segera periksakan mata Anda.
Merawat kacamata pada dasarnya soal kebiasaan. Lensa yang dirawat dengan benar bisa awet bertahun-tahun, sehingga Anda menghemat biaya ganti lensa dan tetap nyaman beraktivitas. Mulailah dari hal paling sederhana: bilas dulu, lap dengan microfiber, dan simpan di wadah setiap kali tidak dipakai.
Tips ini disusun dari panduan umum perawatan lensa dari produsen lensa dan optik.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps











