Warga Boyolali yang biasanya harus ke Solo atau Yogyakarta untuk menonton konser besar mendapat hiburan di kota sendiri. Awal September lalu, musik keroncong dibawakan dengan aransemen kekinian di jantung kota, dan penonton tidak dipungut biaya.
Keroncong Svaranusa 2026 digelar di Alun-alun Kidul (Alkid) Boyolali pada Sabtu (5/9/2026) malam. Menurut Espos dan ANTARA Jateng, ribuan warga datang menyaksikan penampilan Fanny Soegi, Dhyo Haw, Ndarboy, dan Joharini yang diiringi orkestra keroncong. Acara ini diinisiasi Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) RI.
Intinya
- Keroncong Svaranusa 2026 berlangsung di Alun-alun Kidul Boyolali, Sabtu (5/9/2026) malam, dan gratis untuk umum.
- Pengisi acara: Fanny Soegi, Dhyo Haw, Ndarboy, dan Joharini bersama orkestra keroncong.
- Boyolali menjadi lokasi kelima setelah Banyumas, Kediri, Blitar, dan Makassar.
- Kemenbud menyatakan akan memperkuat agenda budaya Boyolali tahun depan agar menjadi agenda wisata tetap.
Seperti apa suasana konsernya?
Fanny Soegi membuka penampilan dengan lagu “Bengawan Solo”, lalu melanjutkan dengan lagu populernya “Asmalibrasi”. Setelah itu Dhyo Haw tampil, disusul Ndarboy yang membawakan lagu seperti “Kicau Mania” dan “Jogja Istimewa” dengan iringan orkestra keroncong, seperti dilaporkan ANTARA Jateng.
Sebelum acara, TribunSolo.com mengabarkan konser dijadwalkan mulai pukul 18.00 WIB dan terbuka bagi warga dari seluruh Solo Raya. Konsepnya memadukan keroncong dengan aransemen orkestra agar bisa dinikmati berbagai kalangan.
Salah satu penonton asal Mojosongo, Khansa Rahma, 23, kepada Espos mengaku senang karena keroncong bisa dibawakan dengan lagu kekinian. “Ini bisa menarik anak muda,” katanya, seperti dikutip Espos. Ia juga berharap konser serupa lebih sering digelar di Boyolali agar warga tidak perlu jauh-jauh ke kota lain.
Mengapa Boyolali dipilih jadi tuan rumah?
Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbud, Ahmad Mahendra, mengatakan Keroncong Svaranusa 2026 adalah gelaran kelima setelah Banyumas, Kediri, Blitar, dan Makassar. Menurut Espos, Boyolali dipilih karena potensi keseniannya, antara lain tarian tradisional yang bisa diiringi keroncong.
Kepada ANTARA, Mahendra menyebut Topeng Ireng dan Merbabu Art Festival sebagai contoh kebudayaan Boyolali yang cukup potensial. “Insya Allah tahun depan kami perkuat agar seperti Jazz Bromo dan sebagainya sehingga bisa menjadi agenda tetap,” katanya, seperti dikutip ANTARA Jateng.
Radar Solo juga mencatat pernyataan Mahendra bahwa Kemenbud siap memberi pendampingan apabila pemerintah daerah konsisten memajukan potensi kebudayaan lokal.
Apa artinya bagi wisata Boyolali?
Bupati Boyolali Agus Irawan menyebut keroncong sebagai bagian dari jati diri daerah. “Keroncong ini bagian dari jati diri Boyolali, menjadi kesenian yang benar-benar melekat dengan warga Kabupaten Boyolali,” ujarnya, seperti dikutip ANTARA Jateng.
Agus berharap keroncong makin diminati anak muda dan bisa menjadi salah satu ikon daerah. Ia menyebut Boyolali punya kekayaan seni lain seperti seni tari dan wayang yang ingin diangkat bersama-sama.
Dalam sambutan lewat video, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan keroncong adalah bagian dari perjalanan kebudayaan Indonesia. Ia ingin keroncong tidak hanya hadir di ruang nostalgia, tetapi juga tumbuh di tengah generasi muda, seperti dilaporkan Espos.
Apa selanjutnya?
Belum ada jadwal resmi gelaran keroncong berikutnya di Boyolali. Yang sudah disampaikan Kemenbud adalah rencana memperkuat agenda budaya Boyolali pada tahun depan agar menjadi destinasi pariwisata berkala.
Warga yang ingin mengikuti agenda seni dan budaya berikutnya bisa memantau kanal informasi resmi Pemkab Boyolali dan media lokal. Jika agenda seperti ini rutin digelar, Alkid dan pusat kota bisa menjadi tujuan wisata malam baru bagi warga Solo Raya.
Sumber
- Espos – Ribuan Orang Nonton Ndarboy-Fanny Soegi di Keroncong Svaranusa Boyolali (6/9/2026)
- ANTARA Jateng – Fanny Soegi hingga Ndarboy sukses hibur warga Boyolali pada perhelatan Keroncong Svaranusa 2026 (6/9/2026)
- Radar Solo – Sedot Ribuan Penonton di Alun-alun Kidul, Boyolali Sukses Jadi Tuan Rumah Keroncong Svaranusa 2026 (6/9/2026)
- TribunSolo.com – Info Konser Gratis di Boyolali, Tampilkan Orkestra Keroncong Svaranusa (4/9/2026)






