Pendaki Merbabu Naik Tandu Rp30 Juta via Gancik, Selo Boyolali

Wisata42 Views

BOYOLALI — Layanan pendakian menggunakan tandu di Gunung Merbabu mendadak jadi perbincangan publik. Seorang pendaki terlihat dibawa dengan tandu menuju puncak melalui jalur Gancik, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, dalam perjalanan selama dua hari, Senin (2/11/2026) hingga Selasa (3/11/2026). Paket layanan itu disebut mencapai sekitar Rp30 juta.

Pengelola basecamp jalur Gancik, Antonabiel, menjelaskan paket tersebut melibatkan 19 personel, terdiri atas sembilan orang penandu dan 10 kru. Biaya sekitar Rp30 juta itu berlaku untuk perjalanan naik dan turun Gunung Merbabu, dan belum mencakup jasa fotografer. Keterangan itu disampaikan Antonabiel kepada Detikcom melalui sambungan telepon pada Selasa (3/11/2026).

Antonabiel juga merinci tarif khusus tim tandu, yakni Rp18 juta untuk sembilan personel penandu, sudah termasuk perjalanan naik dan turun. Biaya tersebut belum mencakup porter, pemandu, logistik, dan tenda. Calon pengguna layanan tandu pun diminta melakukan pemesanan terlebih dahulu, karena layanan tidak tersedia begitu saja tanpa reservasi.

Baca juga:

Peristiwa ini pertama kali menyebar lewat media sosial. Unggahan akun Instagram @jejakpendaki menampilkan empat slide foto dan video perjalanan pendaki yang menggunakan tandu dalam pendakian privat via Gancik. Dalam keterangan unggahan itu, pendaki tersebut dikabarkan membayar Rp14 juta khusus untuk jasa tandu, belum termasuk porter, logistik, dan kebutuhan pendakian lainnya. Angka tersebut berbeda dengan rincian dari pengelola basecamp, sehingga penting membedakan klaim awal di media sosial dengan klarifikasi pengelola: Rp18 juta untuk tim tandu sembilan orang, dan sekitar Rp30 juta untuk paket lengkap 19 personel.

Bagi warga Boyolali, kabar ini sekaligus menunjukkan betapa beragamnya jasa pendakian di lereng Merbabu. Jalur Selo selama ini dikenal sebagai salah satu pintu utama menuju Merbabu, dan aktivitas pendakian selalu melibatkan banyak pihak, mulai dari pengelola basecamp, penandu, porter, hingga pemandu. Layanan privat seperti tandu menjadi pilihan bagi pendaki yang membutuhkan bantuan khusus selama perjalanan, selama tetap mengikuti aturan dan menjaga keselamatan.

Meski begitu, pendaki tetap diingatkan untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum naik gunung. Pastikan kondisi fisik prima, perhatikan prakiraan cuaca, patuhi aturan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, dan lakukan pemesanan serta pendaftaran sesuai ketentuan yang berlaku. Keselamatan tetap menjadi hal utama, apa pun jenis layanan yang dipilih selama pendakian.

Fenomena pendaki naik tandu ini pun memicu beragam komentar warganet, dari rasa heran hingga rasa penasaran soal biaya dan teknis pelaksanaannya. Yang jelas, layanan tersebut memang tersedia di jalur Gancik dan dipesan khusus oleh klien, bukan layanan dadakan di tengah jalur pendakian.

Sumber: Detikcom (dilansir BsiNews.id, 4 November 2026) dan Solopos/Espos.id, 4 November 2026. Peristiwa: 2–3 November 2026, jalur Gancik, Selo, Boyolali.


Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *