BOYOLALI — Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Kodim 0724/Boyolali menggelar aksi donor darah di Balai Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Senin (2/11/2026). Kegiatan nonfisik ini digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Boyolali dan menjadi wujud kepedulian kemanusiaan di tengah pelaksanaan TMMD yang memasuki tahap akhir.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Mereka berasal dari personel TNI, aparatur pemerintah daerah, anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLV Kodim 0724/Boyolali, serta masyarakat setempat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut.
Selain donor darah, kegiatan ini juga diisi sosialisasi kesehatan. Tujuannya menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi dan membantu orang lain yang membutuhkan, terutama mereka yang memerlukan transfusi darah.
Baca juga:
- TMMD Sengkuyung Tahap IV Resmi Dibuka di Wates Simo, TNI-Pemkab Boyolali Perkuat Pembangunan Desa
- Emak-emak Wates Simo Turun Tangan Cor Jalan TMMD Boyolali
- TMMD Sengkuyung IV Boyolali: Warga Wates Simo Dibekali Wawasan Antiradikalisme dan Tertib Adminduk
Bukan Sekadar Membangun Fisik
Komandan Satgas TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, menegaskan program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Menurutnya, TMMD juga harus menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“TMMD tidak hanya membangun jalan, talud, maupun fasilitas umum lainnya. Kami juga ingin hadir melalui kegiatan sosial yang berdampak nyata, salah satunya donor darah. Semoga setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan dan menyelamatkan nyawa sesama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, donor darah menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama sekaligus sarana menumbuhkan kesadaran untuk berbagi. Melalui kegiatan tersebut, semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan semakin kuat.
Manfaat Nyata bagi Warga
Keberhasilan TMMD, kata Gunawan, bukan semata diukur dari pembangunan fisik yang dihasilkan. Keberhasilan itu juga terlihat dari tumbuhnya kepedulian, kebersamaan, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat di lokasi sasaran.
Bagi warga Desa Wates dan sekitarnya, kegiatan seperti donor darah memberi pesan sederhana namun penting: pembangunan desa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Ketika TNI, pemerintah daerah, dan warga bergerak bersama, manfaatnya bisa dirasakan langsung, tidak hanya dalam bentuk jalan atau fasilitas, tetapi juga dalam bentuk pertolongan bagi sesama.
Kegiatan donor darah ini menjadi pengingat bahwa satu kantong darah yang disumbangkan bisa berarti harapan bagi orang lain. Warga yang ingin ikut berbagi dapat memantau kegiatan donor darah PMI terdekat di wilayahnya masing-masing.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps
Sumber: Sidik Utama, Senin 2 November 2026. Peristiwa: Senin, 2 November 2026, Balai Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.






