Pintu rumah yang berderit setiap kali dibuka dan ditutup bisa sangat mengganggu, apalagi di malam hari saat penghuni rumah sedang beristirahat. Di Boyolali, keluhan ini cukup sering muncul, terutama pada pintu kayu yang sudah lama dipakai dan jarang dirawat. Bunyinya memang sepele, tetapi bila dibiarkan, engsel yang bermasalah bisa semakin aus dan pintu menjadi sulit ditutup rapat.
Penyebab pintu berderit umumnya sederhana. Engsel yang kering karena pelumasnya habis adalah penyebab paling umum, disusul karat akibat udara lembap, sekrup yang longgar, serta daun pintu yang sedikit melengkung karena perubahan cuaca. Pintu kamar mandi dan pintu luar paling rentan karena sering terkena air.
Kabar baiknya, sebagian besar pintu berderit bisa diatasi sendiri tanpa memanggil tukang. Bahan yang dibutuhkan mudah didapat, dan pengerjaannya biasanya hanya beberapa menit per pintu.
Baca juga:
- Kran Air Bocor? Ini 7 Cara Mengatasinya di Boyolali
- Wastafel Mampet? Ini 7 Cara Membersihkannya di Boyolali
- Kerak Kamar Mandi Membandel? Ini 7 Cara Membersihkannya di Boyolali
1. Teteskan pelumas pada engsel. Semprotkan pelumas serbaguna atau minyak mesin jahit ke poros engsel sambil pintu digerakkan perlahan maju-mundur. Cara ini biasanya langsung menghilangkan bunyi bila penyebabnya hanya engsel kering.
2. Pakai vaselin atau lilin bila tidak ada pelumas. Oleskan vaselin, minyak kelapa, atau gosokan lilin pada poros engsel sebagai pelumas darurat. Cara ini ampuh untuk bunyi ringan, meski perlu diulang lebih sering.
3. Kencangkan sekrup yang longgar. Periksa semua sekrup engsel, baik yang menempel di daun pintu maupun di kusen. Sekrup yang kendor membuat pintu sedikit turun dan bergesekan, sehingga menimbulkan bunyi. Kencangkan perlahan agar kepala sekrup tidak rusak.
4. Ganti sekrup yang sudah dol dengan yang lebih panjang. Bila lubang sekrup sudah longgar, ganti dengan sekrup berukuran sedikit lebih panjang agar mencengkeram kayu dengan lebih kuat. Untuk lubang yang rusak parah, isi dulu dengan tusuk gigi dan lem kayu, tunggu kering, baru pasang sekrup.
5. Bersihkan karat pada engsel. Engsel berkarat bisa dibersihkan dengan amplas halus atau sikat kawat, lalu dilapisi pelumas tipis agar tidak cepat berkarat lagi. Bila karat sudah parah dan engsel keropos, sebaiknya engsel diganti baru karena sudah tidak aman menopang pintu.
6. Atasi daun pintu yang melengkung. Pintu yang mengembang karena lembap sering bergesekan dengan kusen. Tandai bagian yang bergesekan dengan pensil, lalu serut tipis bagian tersebut dengan amplas kasar atau serutan kayu. Kerjakan sedikit demi sedikit sambil dicoba tutup-buka.
7. Periksa kondisi kusen dan engsel yang bengkok. Bila kusen bergeser atau engsel bengkok akibat benturan, pintu tidak akan lurus meski sudah dilumasi. Engsel yang bengkok ringan bisa diluruskan, tetapi kusen yang lapuk atau bergeser sebaiknya diperbaiki tukang.
Sebagai perawatan rutin, lumasi engsel pintu setiap tiga hingga enam bulan sekali, terutama menjelang musim hujan saat udara lebih lembap. Langkah kecil ini membuat pintu tetap senyap, awet, dan nyaman digunakan setiap hari oleh seluruh anggota keluarga.
Sumber: panduan perawatan rumah tangga umum.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps







