Ruang Mesin Terbakar, Aktivitas Pabrik Terhenti
BOYOLALI — Kebakaran melanda pabrik kertas PT Solo Murni yang lebih dikenal sebagai pabrik buku bermerek Kiky di Jalan Raya Solo–Boyolali, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Rabu (14/10/2026) siang. Kobaran api diduga berasal dari ruang mesin produksi dan sempat membuat seluruh aktivitas pabrik terhenti.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh operator mesin produksi yang bertugas. Melihat kepulan asap dan titik api di ruang mesin, operator segera melaporkan kejadian itu kepada atasannya, dan laporan kemudian diteruskan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Boyolali.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 14.29 WIB. Tim pemadam pun langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Baca juga:
- Polres Boyolali Bekuk 4 Pencuri Kabel Tower di Klego, Komplotan Diduga Terlibat 15 TKP
- Pelaku Penembakan di Boyolali Akui Sudah Punya Air Gun 2 Tahun, Beli COD
- Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Pembunuhan Berencana ‘Sate Maut’, Sidang Lanjut
Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dari Boyolali dan Solo untuk memadamkan api. Beruntung, petugas berhasil menjinakkan kobaran api sebelum merembet ke bagian bangunan lainnya. Sementara itu, kegiatan produksi di PT Kiky Solo Murni terpaksa dihentikan sementara sampai lokasi dipastikan aman.
Supriyono memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, kerugian berupa terganggunya aktivitas perusahaan tidak terhindarkan karena lini produksi berhenti beroperasi.
Ia menambahkan, dugaan sementara menyebutkan sumber api berasal dari mesin produksi. Kendati demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman lebih lanjut oleh petugas.
Mengakhiri keterangannya, Supriyono mengingatkan para pemilik dan pengelola kawasan industri agar rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik, terutama di area produksi yang menyimpan banyak material mudah terbakar, guna mengurangi risiko kejadian serupa di kemudian hari.
Sumber: Fokus Jateng (fokusjateng.com), Rabu 14/10/2026; keterangan Kabid Damkar Satpol PP Boyolali.






