Waspada Darah Tinggi di Usia 35+, Tanda Awal yang Sering Diabaikan Warga Boyolali

Kesehatan78 Views

BOYOLALI — Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering datang tanpa gejala. Banyak warga usia 35 tahun ke atas merasa sehat-sehat saja, padahal tekanan darahnya sudah melewati batas normal. Karena itu hipertensi kerap dijuluki silent killer atau pembunuh diam-diam.

Tekanan darah normal berada di bawah 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan hipertensi bila tekanan darahnya mencapai 140/90 mmHg atau lebih pada pemeriksaan berulang. Sayangnya, kondisi ini sering baru diketahui setelah menimbulkan komplikasi seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal.

Di Boyolali, pemeriksaan tekanan darah bisa dilakukan dengan mudah. Warga dapat memeriksakan diri di puskesmas terdekat, Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) di desa, maupun saat kegiatan kesehatan di lingkungan tempat tinggal. Pemeriksaan ini umumnya cepat dan tidak membutuhkan persiapan khusus.

Baca juga:

Tanda Awal yang Sering Diabaikan

Meski sering tanpa gejala, ada sejumlah tanda yang patut diwaspadai, antara lain sakit kepala berulang terutama di pagi hari, pusing, pandangan kabur, telinga berdenging, mimisan, dan nyeri dada. Tanda-tanda ini memang tidak selalu berarti hipertensi, tetapi menjadi alasan kuat untuk segera memeriksakan tekanan darah.

Penyebab dan Faktor Risiko

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko hipertensi adalah konsumsi garam berlebih, kurang bergerak, berat badan berlebih, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, kurang tidur, stres berkepanjangan, serta riwayat hipertensi dalam keluarga. Pola makan tinggi lemak dan jarang makan sayur dan buah juga ikut berperan.

Cara Menurunkan dan Mencegahnya

Langkah paling sederhana adalah membatasi garam maksimal satu sendok teh per hari, memperbanyak sayur dan buah, berolahraga ringan 30 menit sehari seperti jalan kaki atau senam pagi, menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, dan mengelola stres. Bagi yang sudah didiagnosis hipertensi, obat dari dokter harus diminum teratur dan tidak boleh dihentikan sendiri meski sudah merasa sehat.

Pemeriksaan rutin menjadi kunci. Warga Boyolali yang berusia 35 tahun ke atas disarankan memeriksa tekanan darah secara berkala, setidaknya sebulan sekali, terutama bila memiliki faktor risiko di atas. Deteksi dini membuat penanganan jauh lebih mudah dan murah dibanding mengobati komplikasi.

Dengan kebiasaan sederhana dan pemeriksaan rutin, risiko hipertensi bisa ditekan sejak dini. Jangan menunggu gejala muncul untuk mulai peduli pada tekanan darah.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI.

Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *