Boyolali menyandang julukan Kota Susu karena menjadi sentra produksi susu sapi terbesar di Jawa Tengah, dengan lebih dari 54.000 sapi perah yang menghasilkan lebih dari 42 juta liter susu segar setiap tahun. Hampir semua oleh-oleh khas daerah ini berakar dari susu dan daging sapi peternakan lokal.
Pulang dari Boyolali tanpa membawa buah tangan rasanya kurang lengkap. Pusat belanja oleh-oleh mudah ditemukan di sepanjang Jalan Pandanaran kawasan Simpang Lima, Pasar Sunggingan, dan Pasar Pengging, dengan harga mulai Rp5.000-an sampai puluhan ribu rupiah per bungkus.
Berikut tujuh oleh-oleh khas Boyolali yang paling layak dibawa pulang.
Baca juga:
- Resep Gudeg Jogja Manis Gurih Praktis di Rumah untuk Warga Boyolali
- Resep Bakso Sapi Kenyal Praktis di Rumah untuk Warga Boyolali
- CFD Boyolali 8 November 2026 di Alun-alun Kidul, Ini Jadwalnya
1. Abon Sapi Super
Abon sapi adalah oleh-oleh paling ikonik dari Boyolali. Daging sapi pilihan disuwir halus, dibumbui rempah, lalu dikeringkan hingga cokelat keemasan, dengan tekstur lebih lembut dan tidak terlalu berserat dibanding abon daerah lain. Tersedia rasa original, manis, dan pedas seharga sekitar Rp20 ribuan per bungkus. Merek yang paling dicari antara lain Cap Burung dan Cap Elang. Kering dan tahan lama, aman dibawa perjalanan jauh.
2. Dodol Susu
Dodol susu dibuat dari susu sapi segar yang dimasak bersama gula dan tepung ketan hingga mengental, menghasilkan dodol kenyal dengan rasa manis yang lebih creamy. Salah satu sentra produksinya berada di Dukuh Pentongan, Desa Samiran, Kecamatan Selo. Harganya mulai Rp7.000-an per kotak isi delapan biji, cocok dibeli banyak untuk dibagikan.
3. Tahu Susu
Tahu susu adalah kuliner unik kebanggaan Boyolali. Berbeda dengan tahu kedelai biasa, tahu ini memakai susu sapi murni sehingga lebih lembut dan gurih. Tahu Susu Pak Sis dijual seharga Rp1.000 sampai Rp2.000 per potong, dan tersedia juga di Outlet Oleh-oleh Susu Boyolali di Jalan Pandanaran No. 241B. Versi mentah berkemas plastik bisa digoreng sendiri di rumah.
4. Marning Jagung
Marning adalah camilan tradisional berbahan jagung kering yang digoreng hingga renyah, tersedia dalam varian original, pedas, dan balado. Harganya sekitar Rp25.000 per kilogram untuk kemasan curah, dan mudah ditemukan di Pasar Sunggingan maupun Pasar Pengging. Satu kilogram cukup untuk sekeluarga.
5. Roti Jan Lekker
Toko Roti Jan Lekker sudah berdiri sejak tahun 1935 dan menjadi toko roti legendaris di Boyolali. Lokasinya di Jalan Bangak-Simo, Tempelrejo, Batan, Kecamatan Banyudono. Roti jadul dan kekinian dijual mulai Rp5.000-an hingga Rp40 ribuan. Jangan datang setelah pukul 17.00, karena stok biasanya habis.
6. Gandhos Gimbal, Roti Mbah Lomo
Gandhos gimbal dari Toko Roti Mbah Lomo sempat viral di media sosial dan kini menjadi buruan wisatawan. Toko ini berada di Jalan Tentara Pelajar No. 103, Kiringan, Boyolali. Satu kotak gandhos gimbal dijual sekitar Rp30 ribuan. Rasanya gurih manis yang khas.
7. Keripik Ceker Ayam
Keripik ceker ayam menjadi camilan unik yang banyak diburu wisatawan karena renyah, gurih, dan tahan lama. Sentra produksinya antara lain di Dusun Gatak, Kelurahan Tanduk, Kecamatan Ampel. Harganya berkisar Rp20.000 hingga Rp45.000 per kemasan, juga tersedia di toko oleh-oleh pusat kota dan toko online.
Tips Memilih Oleh-oleh Boyolali
Untuk perjalanan jauh, pilih oleh-oleh kering seperti abon, dendeng, marning, dan keripik yang awet tanpa pendingin. Produk basah seperti petis sapi dan keju Meneer dari Selo wajib disimpan di kulkas, dan keju Meneer hanya tahan sekitar tujuh hari. Selalu periksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli.
Sumber: Traveloka, Hipwee, Agenda Indonesia, Salsawisata, Tokopedia toko KhasBoyolali, dan Menukuliner.net, diakses 6 November 2026.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






