400 Jamaah Salat Istisqa di Sambi, Boyolali Memohon Hujan Turun di Tengah Kemarau Panjang

Wisata69 Views

SAMBI — Sekitar 400 jamaah melaksanakan Salat Istisqa atau salat memohon turunnya hujan di halaman Kantor Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/10/2026). Ibadah berjamaah ini menjadi ikhtiar warga di tengah kemarau panjang yang membuat lahan pertanian mengering dan air bersih semakin sulit didapatkan.

Salat Istisqa dipimpin Ustaz Akhmad Yasin, S.Th.I., M.P.I., selaku imam sekaligus khatib, dengan Drs. H. Sudiman sebagai penanggung jawab kegiatan. Peserta yang hadir terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa sejumlah lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kecamatan Sambi — antara lain SMK Muhammadiyah 1 Boyolali Sambi, SMA Muhammadiyah PK Sambi, SMP Muhammadiyah 04 Sambi, SMP Muhammadiyah 14 Sambi, dan MTs Muhammadiyah 06 Sambi — serta masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, dilanjutkan pelaksanaan Salat Istisqa dua rakaat dan khutbah. Dalam khutbahnya, khatib mengangkat tema kepedulian terhadap lingkungan: kemarau yang berkepanjangan, lahan pertanian yang mengering, keterbatasan air bersih, hingga terganggunya habitat satwa disebut sebagai pengingat bahwa manusia memikul tanggung jawab besar menjaga keseimbangan alam.

Baca juga:

Menurut khatib, kerusakan alam tidak terlepas dari aktivitas manusia, seperti penggundulan hutan, alih fungsi lahan hijau, pencemaran sumber air, dan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan. Ia mengingatkan jamaah pada firman Allah SWT dalam Surah Ar-Rum ayat 41 bahwa kerusakan di darat dan di laut terjadi karena perbuatan manusia sendiri, agar manusia menyadari dan kembali ke jalan yang benar.

Pesan khatib dalam kesempatan itu bukan sekadar memohon hujan dari langit, melainkan ajakan melakukan pertobatan atas kerusakan lingkungan. Kepada generasi muda, ia berpesan agar tidak terjebak gaya hidup konsumtif yang mengabaikan kelestarian alam. Langkah nyata seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah plastik, menanam pohon, dan menghemat penggunaan air bisa dimulai dari hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara kepada para orang tua, khatib mengajak menanamkan kepedulian lingkungan kepada anak-anak sejak dini, mulai dari rumah, sekolah, hingga tempat kerja. Dengan begitu, Salat Istisqa tidak hanya menjadi sarana spiritual memohon hujan, tetapi juga momentum memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga alam dan menggunakan air secara bijaksana.

Pengamanan kegiatan dilakukan Polsek Sambi yang menerjunkan delapan personel dipimpin Wakapolsek Sambi Ipda Djoko Purwanto. Kapolsek Sambi Iptu Wahyu Suhartanto, S.H., menyampaikan kehadiran personel merupakan bentuk pelayanan Polri agar kegiatan keagamaan berjalan lancar, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Sumber: headlinnews.id, rilis Polres Boyolali, 15 Oktober 2026. https://headlinnews.id/2026/10/15/400-jamaah-salat-istisqa-di-sambi-serukan-tobat-ekologis-dan-peduli-lingkungan/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *