Air Fryer Cepat Rusak? Ini 7 Kebiasaan Penyebabnya di Boyolali

Ekonomi41 Views

Air fryer kini semakin populer di dapur warga Boyolali. Alat ini praktis untuk menggoreng tanpa banyak minyak, sehingga cocok untuk camilan keluarga maupun lauk sehari-hari. Tidak heran bila banyak rumah tangga menjadikannya andalan baru di dapur.

Sayangnya, tidak sedikit air fryer yang cepat rusak padahal usianya belum lama. Kerusakan itu sering kali bukan karena kualitas alatnya, melainkan karena kebiasaan pakai yang keliru dan diulang setiap hari. Padahal, dengan perawatan sederhana, usia pakai air fryer bisa jauh lebih panjang.

Berikut tujuh kebiasaan yang paling sering membuat air fryer cepat rusak, beserta cara menghindarinya. Bila salah satunya sering Anda lakukan, tidak ada salahnya mulai diperbaiki dari sekarang.

Baca juga:

1. Mengisi Keranjang Terlalu Penuh

Keranjang yang diisi sampai meluber membuat udara panas tidak bisa bersirkulasi dengan baik. Akibatnya makanan matang tidak merata, mesin bekerja lebih berat, dan sisa makanan mudah menempel. Isilah secukupnya dan beri ruang agar udara panas bisa mengalir.

2. Selalu Memakai Suhu Tertinggi

Tidak semua masakan membutuhkan suhu paling tinggi. Suhu yang selalu maksimal membuat elemen pemanas cepat aus dan makanan mudah gosong. Sesuaikan suhu dengan jenis masakan dan ikuti panduan yang tertera pada buku petunjuk alat Anda.

3. Jarang Membersihkan Keranjang dan Nampan

Sisa minyak dan remah makanan yang dibiarkan menumpuk akan mengeras dan menimbulkan bau. Lama-kelamaan lapisan antilengket ikut rusak dan makanan mudah menempel. Bersihkan keranjang dan nampan setelah alat dingin, dengan spons lembut dan sabun cuci piring.

4. Menggunakan Alat Logam atau Benda Tajam

Sendok logam, garpu, dan pisau bisa menggores lapisan antilengket pada keranjang. Goresan itu membuat makanan makin mudah lengket dan lapisan pelindung cepat mengelupas. Gunakan spatula kayu atau silikon yang aman untuk permukaan antilengket.

5. Menarik dan Menutup Keranjang dengan Kasar

Keranjang yang ditarik paksa atau dibanting saat ditutup bisa membuat rel dan penguncinya longgar. Lama-kelamaan keranjang tidak lagi rapat, sehingga udara panas bocor dan hasil masakan tidak maksimal. Tarik dan dorong keranjang dengan perlahan, terutama saat alat masih panas.

6. Menutup Lubang Ventilasi

Air fryer membutuhkan sirkulasi udara untuk membuang panas. Bila alat diletakkan menempel dinding atau ditutup kain, panas akan terperangkap di dalam mesin. Beri jarak dari dinding dan jangan menutup lubang ventilasi saat alat sedang digunakan.

7. Membiarkan Kabel Tertekuk dan Tetap Tercolok

Kabel yang tertekuk tajam, terjepit, atau dipakai bersama stopkontak yang longgar bisa membuat aliran listrik tidak stabil. Selain itu, alat yang selalu tercolok tetap menerima arus meski tidak dipakai. Setelah selesai memasak dan alat dingin, cabut colokannya dan simpan kabel tanpa menekuknya tajam.

Merawat air fryer sebenarnya tidak sulit: isi secukupnya, pakai suhu sesuai kebutuhan, bersihkan setelah dipakai, dan beri ruang untuk ventilasi. Bila alat sudah mengeluarkan bau gosong yang tidak hilang, sering mati sendiri, atau tidak panas sama sekali, hentikan pemakaian dan bawa ke teknisi tepercaya.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *