Handuk Basah Kena Hujan? Ini 7 Cara Mengeringkannya di Boyolali

Ekonomi54 Views

BOYOLALI — Musim hujan membuat handuk lebih lama kering. Handuk yang dipakai sehabis mandi lalu digantung di kamar mandi yang lembap bisa tetap basah berjam-jam, terasa dingin saat dipakai lagi, dan lama-lama menimbulkan bau apek.

Di Boyolali, hujan sore yang datang hampir setiap hari membuat jemuran di luar rumah sering tidak sempat kering. Handuk yang basah sebaiknya segera ditangani begitu sampai di rumah, bukan dibiarkan menumpuk di keranjang cucian.

Kuncinya ada pada sirkulasi udara. Handuk yang digantung melebar, tidak dilipat rapat, dan diletakkan di tempat berangin akan jauh lebih cepat kering daripada handuk yang digantung menumpuk di gantungan kamar mandi yang tertutup.

Baca juga:

7 Cara Mengeringkan Handuk Basah

1. Peras dengan handuk kering

Bungkus handuk basah dengan handuk kering yang bersih, lalu tekan-tekan perlahan. Cara ini menyerap sebagian air tanpa merusak serat kain, sehingga waktu pengeringan bisa terpangkas cukup banyak.

2. Gantung melebar, jangan dilipat

Bentangkan handuk selebar mungkin di gantungan atau jemuran dalam rumah. Lipatan rapat memerangkap udara lembap di tengah kain dan membuat bagian dalam tetap basah meski permukaannya terasa kering.

3. Cari tempat berangin di dalam rumah

Letakkan handuk dekat jendela yang terbuka, di bawah kipas angin, atau di ruangan dengan ventilasi baik. Aliran udara jauh lebih penting daripada sekadar suhu hangat saat mengeringkan kain tebal.

4. Gunakan kipas angin, bukan setrika panas

Kipas angin yang diarahkan langsung ke handuk selama satu hingga dua jam biasanya cukup. Hindari menempelkan setrika bersuhu tinggi pada handuk yang masih sangat basah karena uapnya bisa merusak serat.

5. Jemur saat hujan reda, meski sebentar

Begitu hujan reda dan ada celah matahari, segera jemur handuk di luar selama 30 menit hingga satu jam. Sinar matahari membantu membunuh bau dan mempercepat pengeringan, meski setelah itu handuk tetap perlu diangin-anginkan di dalam rumah.

6. Jangan menumpuk handuk basah

Handuk basah yang ditumpuk dengan pakaian lain akan menularkan kelembapan dan bau apek. Pisahkan handuk basah dari cucian kering dan jemur satu per satu sampai benar-benar kering.

7. Cuci bila sudah terlanjur bau apek

Bila handuk sudah berbau apek karena terlalu lama lembap, cuci dengan deterjen seperti biasa dan bilas hingga bersih. Setelah dicuci, keringkan sampai tuntas sebelum dilipat dan disimpan, karena handuk yang disimpan dalam keadaan setengah kering akan cepat berbau lagi.

Untuk warga Boyolali yang beraktivitas seharian di luar rumah, sediakan dua handuk yang dipakai bergantian. Satu handuk dipakai, satu lagi dijemur sampai kering. Cara sederhana ini membuat handuk selalu terasa segar meski hujan turun setiap sore.

Handuk yang kering sempurna juga lebih nyaman di kulit dan lebih awet. Serat kain yang terus-menerus lembap lebih cepat rapuh dan mudah berbau, sedangkan handuk yang rutin dikeringkan dengan benar bisa dipakai lebih lama.


Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *