Di ujung utara Boyolali, perairan Waduk Kedung Ombo menjadi sumber penghidupan warga lewat keramba ikan dan warung apung. Kini warga Kemusu juga berusaha menjadikannya panggung atraksi wisata.
Warga Dukuh Bulu Serang, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, menggelar lomba balap perahu pada Minggu (16/8/2026) untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Espos melaporkan lomba perdana itu diikuti 39 tim dan digelar di perairan waduk yang membentang di tiga kabupaten, yakni Boyolali, Sragen, dan Grobogan.
Intinya
- Lomba balap perahu di Bulu Serang digelar Minggu (16/8/2026) dan diikuti 39 tim.
- Ada dua kategori: perahu nelayan (22 tim) dan perahu fiber (17 tim).
- Sebanyak 40 anggota SAR WKO Boyolali diterjunkan untuk pengamanan.
- Desa Wonoharjo ditetapkan sebagai Desa Wisata Bulu Serang pada 2022, dengan andalan kuliner ikan dan warung apung.
Seperti apa lomba balap perahunya?
Ketua Panitia Pelaksana, Dwi Pujianto, kepada Espos menjelaskan ada dua kategori, yakni balap perahu nelayan dan balap perahu fiber. Perahu-perahu peserta dihias ornamen bernuansa merah putih, termasuk bendera.
“Tujuan kami mengadakan lomba ini untuk saling mempererat silaturahmi antar-petani ikan dan nelayan sekitar Waduk Kedung Ombo, sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-81,” kata Dwi, seperti dikutip Espos. Juara pertama mendapat satu unit mesin, juara kedua mendapat ketinting, dan juara ketiga mendapat satu unit mesin.
Dwi berharap acara ini menjadi hiburan sekaligus daya tarik wisata. “Kami berharap acara perdana ini ke depannya bisa lebih meriah lagi dan pesertanya semakin banyak,” ujarnya.
Bagaimana keamanan di atas waduk?
Ketua SAR WKO Boyolali, Suwanto, menyebut 40 anggotanya berjaga sejak pagi hingga sore. Menurut dia, dukungan itu juga untuk mempromosikan Desa Wisata Bulu Serang. Suwanto menambahkan timnya juga siap mengamankan agenda karnaval perahu hias di kawasan itu.
Keselamatan memang menjadi perhatian. Pada Mei 2021, TribunJateng melaporkan perahu berpenumpang 20 orang yang menuju warung apung terbalik dan sembilan orang tenggelam. Kepala Desa Wonoharjo, Sulis Tiyah, kepada Espos pada 2022 menyebut peristiwa itu menjadi pelajaran, sehingga tiket masuk kawasan kemudian sudah termasuk asuransi.
Apa yang bisa dinikmati di Bulu Serang?
Daya tarik utama Bulu Serang adalah warung apung, yaitu rumah makan terapung di atas waduk yang menyajikan olahan ikan air tawar seperti nila merah, patin, dan mas. TribunJateng mencatat warung ini bisa terapung karena pinggirannya dipasangi drum-drum kosong, dan pemiliknya awalnya adalah pembudidaya ikan keramba.
“Kalau menunya sama ikan bakar, yang membedakan tempatnya, makan di atas air, banyak pengunjung yang suka ternyata,” kata pemilik warung apung, Isa, seperti dikutip TribunJateng. Menurut Isa, warung apung juga menyediakan perahu untuk berkeliling waduk.
Saat penetapan desa wisata pada 2022, Kepala Disporapar Boyolali saat itu, Supana, kepada Espos menilai Bulu Serang potensial dikembangkan karena memiliki keramba yang besar dan berada di sisi hutan.
Apa selanjutnya?
Panitia berharap lomba balap perahu bisa menjadi agenda rutin dan terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Bagi yang ingin berkunjung, Espos pada 2022 mencatat tiket masuk kawasan Rp5.000 per orang, sudah termasuk asuransi. Tarif itu bisa saja telah berubah, sehingga pengunjung sebaiknya memastikan ke pengelola desa wisata sebelum datang.






