Boyolali.net — Di tengah Kota Boyolali ada ruang hijau yang bisa dinikmati tanpa membayar tiket masuk: Taman Pandan Arum. Taman di sisi barat Rumah Dinas Bupati Boyolali ini menjadi tujuan keluarga yang ingin mengenalkan satwa kepada anak, sekaligus tempat pelajar melepas penat sepulang sekolah.
Intinya
- Lokasi: sisi barat Rumah Dinas Bupati Boyolali, Jalan Merbabu, Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali.
- Masuk gratis; daya tarik utamanya memberi makan rusa totol yang dihibahkan Istana Kepresidenan Bogor.
- Ada merak, kelinci, kalkun, kura-kura, burung merpati, ikan, playground anak, dan taman arca kuno.
- Pakan rusa dijual pedagang sekitar Rp2.000 per ikat menurut liputan 2025; harga bisa berubah.
Lokasi dan sejarah singkat
Menurut Radar Solo (April 2025), taman ini berada tepat di sisi barat Rumah Dinas Bupati Boyolali, di Jalan Merbabu, Kelurahan Pulisen, Kecamatan Boyolali. Laman resmi Pemprov Jawa Tengah (Februari 2018) menyebut taman menempati sisi barat dan utara rumah dinas tersebut.
Laman Pemprov Jateng mencatat taman dibangun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali dengan anggaran Rp193 juta sebagai bagian dari program kota hijau. Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Boyolali saat itu, Bambang Subagyo, menyebut taman dirancang menjadi ruang publik sekaligus sarana konservasi tanah, air, dan udara.
Soal tahun mulai beroperasi, sumber berbeda: laman Pemprov Jateng menyebut taman beroperasi sejak 2016, sedangkan Radar Solo menulis taman dibangun pada 2018.
Rusa totol dari Istana Bogor
Penghuni paling terkenal adalah rusa totol. Fokus Jateng pada Januari 2018 mengutip Kepala DLH Boyolali saat itu, Totok Eko Y.P., bahwa rusa merupakan hibah dari Istana Bogor sebanyak enam ekor, terdiri atas empat betina dan dua jantan. Saat itu populasinya sudah bertambah menjadi delapan ekor karena beberapa kali melahirkan. Pada liputan Januari 2025, Solotrend menyebut ada puluhan ekor rusa di taman ini.
Memberi makan rusa menjadi kegiatan favorit pengunjung. Pakan berupa sayuran seperti wortel, buncis, dan daun sawi dijual pedagang di sekitar taman. Radar Solo dan Solotrend sama-sama menyebut harganya Rp2.000 per ikat atau bungkus; harga ini dari liputan 2025 dan bisa berubah.
Satwa lain, playground, dan taman arca
Selain rusa, kedua media itu mencatat ada merak, kelinci, kalkun, kura-kura, burung merpati, dan ikan air tawar. Espos pada April 2018 melaporkan koleksi unggas sempat ditambah burung makaw, nuri, dan kakatua; koleksi saat ini bisa berbeda. Laman Pemprov Jateng juga menyebut sangkar burung besar berbentuk kubah (dome) yang merupakan hibah paguyuban pecinta burung.
Untuk anak, tersedia playground dengan perosotan dan ayunan yang bisa dipakai gratis. Radar Solo menyebut fasilitas pendukung berupa toilet, musala, dan area kuliner pedagang kaki lima.
Keunikan lain adalah taman arca di bagian barat. Di sini pengunjung bisa melihat benda purbakala seperti patung dan relief bekas candi, sebagaimana dicatat Pemprov Jateng, Radar Solo, dan Solotrend. Bagi yang ingin mengenal koleksi purbakala Boyolali lebih jauh, ada Museum Hamong Wardoyo yang tengah disiapkan untuk direvitalisasi.
Informasi penting untuk masyarakat
- Tiket masuk gratis menurut Radar Solo, Solotrend, dan kajian Universitas Muhammadiyah Surakarta (2024).
- Pakan rusa sebaiknya memakai sayuran yang dijual di lokasi, seperti wortel, buncis, dan sawi.
- Dampingi anak saat memberi makan satwa dan saat bermain di playground, terutama ketika ramai.
- Jam buka tidak tercantum seragam di sumber yang tersedia; cek informasi terbaru sebelum berangkat.
Taman ini juga pernah dikaji. Penelitian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang terbit di prosiding SIAR 2024 menyebut Taman Pandan Arum sebagai salah satu taman paling banyak dikunjungi di Boyolali, tetapi menilai fasilitasnya belum sesuai standar taman kota, dengan tingkat kesesuaian sekitar 45 persen.
Apa selanjutnya?
Taman Pandan Arum bisa digabung dengan tujuan lain di pusat kota dalam satu kunjungan. Pengunjung yang ingin berswafoto bisa mampir ke Taman Tiga Menara, sedangkan keluarga yang ingin mengenalkan tanaman kepada anak bisa melanjutkan ke Kebun Raya Indrokilo. Kisah kota tua Boyolali juga pernah diulas lewat walking tour Jejak Singa.
Sumber
- Radar Solo – Taman Pandan Arum, Tempat Nongkrong Hits Pelajar dan Keluarga di Tengah Kota Boyolali (12/4/2025)
- Solotrend – Taman Pandan Arum: Wisata Edukasi di Boyolali (3/1/2025)
- Fokus Jateng – Populasi Rusa dari Istana Kepresidenan Bogor di Rumdin Bupati Boyolali Bertambah (25/1/2018)
- Pemprov Jawa Tengah – Taman Pandan Arum Berkonsep Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Publik (9/2/2018)
- Espos – 4 Burung Jadi Koleksi Baru Taman Pandan Arum Boyolali (23/4/2018)
- Prosiding SIAR UMS – Identifikasi Tingkat Kesesuaian Fasilitas Taman Pandan Arum Boyolali terhadap Standarisasi Taman Kota (2024)






