Taman Tiga Menara, Wisata Gratis di Kota Boyolali untuk Berswafoto

Wisata27 Views

Tak perlu tiket pesawat untuk berfoto dengan latar Menara Eiffel. Di pinggir Kota Boyolali, warga bisa menikmati tiga miniatur ikon dunia sambil bersantai di taman kota, cukup dengan membayar parkir.

Taman Tiga Menara berada di kawasan Bundaran Asrikanto, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali. Menurut TribunSolo.com (11/9/2026), taman ini memiliki miniatur Menara Eiffel dari Paris, Menara Pisa dari Italia, dan Patung Liberty dari Amerika Serikat, dengan ornamen dan ukuran yang dibuat menyerupai bentuk aslinya.

Intinya

  • Lokasi: Bundaran Asrikanto, Dusun 3, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, di Jalan Prof. dr. Soeharso.
  • Tanpa tiket masuk; parkir sekitar Rp3.000 (motor) dan Rp5.000 (mobil), menurut TribunSolo.com per 11/9/2026.
  • Fasilitas: toilet, musala, parkir, rumah makan, wahana permainan, toko oleh-oleh, dan tempat sampah.
  • Durasi kunjungan yang disarankan sekitar dua jam.

Apa yang bisa dinikmati di Taman Tiga Menara?

Daya tarik utamanya adalah tiga miniatur landmark dunia yang menjadi latar foto favorit, terutama bagi pengunjung yang gemar mengunggah momen ke media sosial. Suasana taman kota di sekitarnya juga bisa dipakai keluarga untuk bersantai.

Taman ini bukan destinasi baru. ANTARA Jateng pada November 2018 memberitakan Taman Tiga Menara sebagai salah satu ikon baru yang dibangun Pemkab Boyolali untuk menarik wisatawan, bersama Monumen Tumpeng Merapi dan Monumen Susu Murni.

Kala itu, pejabat Disporapar Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, mengatakan taman ini ramai pengunjung yang berswafoto pada malam hari. Tata lampu membuat ketiga miniatur tampak indah saat gelap, menurut ANTARA Jateng.

Keramaian itu juga dirasakan pedagang. Margono, penjual wedang ronde di kawasan taman, kepada ANTARA Jateng kala itu mengatakan pengunjung banyak datang pada Sabtu dan Minggu malam untuk berfoto dan duduk menikmati udara malam.

Berapa biayanya dan kapan bisa berkunjung?

Menurut TribunSolo.com (11/9/2026), pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Biaya yang perlu disiapkan hanya parkir, sekitar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil berdasarkan informasi objek wisata.

Kawasan ini disebut dapat dikunjungi selama 24 jam. Meski begitu, TribunSolo.com menyarankan pengunjung menyesuaikan waktu kunjungan dengan kondisi kawasan dan fasilitas yang tersedia. Saat akhir pekan, suasana biasanya lebih ramai.

Bagaimana rute menuju lokasi?

Taman Tiga Menara berada di Jalan Profesor dr. Soeharso atau jalur lingkar utara Boyolali, tepatnya di sebelah utara Pasar Sunggingan. Dari pusat kota, arahkan perjalanan menuju Jalan Raya Boyolali–Semarang, lalu belok ke Jalan Profesor Soeharso dan lanjutkan sekitar 800 meter. Taman berada di sisi kanan jalan.

Menurut TribunSolo.com, akses jalan sudah beraspal dan cukup lebar sehingga bisa dijangkau dengan sepeda motor maupun mobil.

Ada spot lain di sekitarnya?

TribunSolo.com menyebut di jalur yang sama terdapat kawasan landmark dunia di sekitar Alun-alun Lor Boyolali. Di sana ada replika Taj Mahal, Sphinx, Piramida Aztec, hingga Candi Borobudur.

Ada pula kios kuliner berbentuk buah, seperti jeruk, apel, manggis, dan pepaya. Namun, menurut bahan objek wisata yang dikutip TribunSolo.com, pembangunan kios tersebut saat itu belum sepenuhnya rampung sehingga belum seluruhnya beroperasi.

Apa selanjutnya?

Taman Tiga Menara cocok untuk mengisi akhir pekan singkat bersama keluarga tanpa biaya besar. Datang sore hingga malam memberi kesempatan menikmati suasana taman dengan tata lampunya.

Karena tarif parkir dan jam kunjungan bersumber dari informasi per September 2026, sebaiknya tetap tanyakan kepada petugas di lokasi dan jaga kebersihan taman dengan membuang sampah pada tempatnya.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *