Ciri Asam Urat Kambuh dan Pantangan Makanan, Waspada Warga Boyolali

Kesehatan44 Views

BOYOLALI, boyolali.net — Pernah terbangun tengah malam karena jempol kaki terasa nyeri berdenyut seperti ditusuk-tusuk? Bisa jadi itu tanda asam urat sedang kambuh. Keluhan ini paling sering dialami mereka yang berusia 35 tahun ke atas, dan di Boyolali yang kaya kuliner jeroan serta sate kambing, kewaspadaan ekstra memang diperlukan.

Asam urat adalah kondisi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi hingga membentuk kristal tajam yang menumpuk di persendian. Kristal inilah yang memicu nyeri hebat, bengkak, dan rasa panas pada sendi. Serangan bisa datang tiba-tiba, bahkan tanpa peringatan.

Mengenali ciri kambuh sejak awal penting agar penanganan tidak terlambat. Berikut tanda-tanda yang paling umum: nyeri sendi yang muncul mendadak, sering kali pada malam atau dini hari; sendi — biasanya jempol kaki, lutut, atau pergelangan — membengkak dan terasa panas; kulit di sekitar sendi memerah dan tampak mengilap; sendi terasa kaku sehingga sulit digerakkan; serta nyeri yang berdenyut dan semakin parah bila disentuh.

Baca juga:

Makanan Tinggi Purin yang Wajib Dihindari

Penyebab utama kambuhnya asam urat adalah makanan tinggi purin. Zat purin yang masuk ke tubuh akan dipecah menjadi asam urat. Berikut daftar makanan yang sebaiknya dihindari atau sangat dibatasi porsinya.

1. Jeroan. Hati, ginjal, babat, usus, dan otak adalah sumber purin tertinggi. Padahal aneka olahan jeroan — dari gulai hingga sate — sangat mudah ditemui di warung-warung Boyolali. Batasi sesekali saja dan dalam porsi kecil.

2. Seafood tertentu. Udang, kerang, cumi, dan teri mengandung purin cukup tinggi. Ikan laut seperti sarden dan makarel juga sebaiknya dihindari saat asam urat sedang kambuh.

3. Daging merah berlebihan. Daging sapi dan kambing boleh dikonsumsi, tetapi jangan berlebihan. Satu porsi sate kambing sesekali masih wajar, yang berbahaya adalah bila menjadi menu harian.

4. Emping melinjo. Camilan renyah pendamping makan ini ternyata termasuk tinggi purin. Penderita asam urat sebaiknya menghindarinya sama sekali.

5. Minuman bersoda dan beralkohol. Minuman bersoda mengandung fruktosa tinggi yang menghambat pembuangan asam urat, sedangkan alkohol — terutama bir — dapat memicu serangan mendadak.

Cara Mencegah Agar Tidak Kambuh

Selain menjaga pola makan, perbanyak minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk membantu ginjal membuang kelebihan asam urat. Jaga berat badan ideal dan rutin berolahraga ringan seperti jalan pagi. Kurangi makanan olahan dan gorengan yang tinggi lemak.

Bila nyeri sendi sering berulang, jangan hanya mengandalkan obat pereda nyeri. Periksakan diri ke puskesmas atau dokter terdekat di Boyolali untuk mengecek kadar asam urat darah. Penanganan yang tepat sejak dini dapat mencegah kerusakan sendi permanen.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti saran medis. Konsultasikan ke dokter bila keluhan berlanjut.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI, rangkuman edukasi kesehatan. Diakses 22 Oktober 2026.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *