Dua Piton Dievakuasi Damkar Boyolali di Sawit dan Cepogo Dini Hari

Berita68 Views

BOYOLALI, boyolali.net — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Boyolali mengevakuasi dua ekor ular piton di dua lokasi berbeda pada Rabu (4/11/2026) tengah malam hingga dini hari. Satu ular ditemukan nangkring di atas dapur rumah warga di Kecamatan Sawit, sedangkan satu ular lainnya kedapatan sedang memangsa ayam di kandang di Kecamatan Cepogo.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, mengatakan laporan pertama ditangani pukul 00.25–01.15 WIB di rumah warga atas nama Desi Susilowati di Bendosari, Kecamatan Sawit. Pemilik rumah hendak ke kamar mandi dan terkejut melihat adanya ular di atas bagian dapur. Karena takut mengevakuasi sendiri, pemilik rumah menghubungi Damkar Boyolali. Evakuasi pun berjalan lancar, dan ular piton sepanjang tiga meter berhasil dibawa petugas.

Laporan adanya ular piton juga diterima pada Rabu dini hari dan ditindaklanjuti pukul 03.52–04.35 WIB dari salah satu kandang ayam di wilayah Tambakboyo, Desa Paras, Kecamatan Cepogo, atas nama Nur Samsudin. Penjaga kandang ayam terbangun karena mendengar ayam yang gaduh. Saat dicek, ia mendapati ular piton yang sedang memangsa ayam. Karena takut, penjaga kandang akhirnya menelepon Damkar Boyolali untuk menangkapnya.

Baca juga:

Supriyono mengatakan ular-ular yang didapat lalu dibawa ke markas Damkar Boyolali untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat aslinya. Ia menjelaskan, ular-ular itu mencari mangsa dan tempat berteduh ke permukiman warga karena cuaca di luar sangat panas, sementara habitat mereka sebenarnya adalah tempat yang lembap.

Peristiwa pada Rabu dini hari itu menambah daftar temuan ular piton di permukiman warga Boyolali dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, Damkar Boyolali juga mengevakuasi ular piton di pondok pesantren di Ampel pada 19 Oktober 2026, di rumah warga Siswodipuran pada 20 Oktober 2026, serta menemukan piton beserta sembilan butir telurnya di Mojosongo pada 26 Oktober 2026. Pola yang berulang ini membuat warga diminta lebih waspada, terutama pada malam dan dini hari.

Supriyono mempersilakan masyarakat yang tidak berani mengevakuasi ular, kucing, dan binatang lainnya untuk memanggil Damkar Boyolali. Ia menegaskan, tugas Damkar bukan sekadar memadamkan kebakaran. Warga diminta tetap tenang, menjaga jarak dari ular, dan tidak mencoba menangkapnya sendiri agar tidak membahayakan diri maupun satwa tersebut.

“Jika tidak mampu menangani sendiri, segera hubungi Damkar Boyolali melalui nomor 0276-321313 atau WhatsApp 0822-9730-1113,” kata Supriyono.

Sumber: Solopos/Espos.id, Rabu 4 November 2026. Peristiwa: Rabu 4 November 2026 tengah malam hingga dini hari, Kecamatan Sawit dan Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *