Helm Bau Apek Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Menghilangkannya di Boyolali

Ekonomi66 Views

BOYOLALI — Musim hujan membuat helm lebih sering basah. Dipakai menerjang gerimis, disimpan dalam keadaan lembap, lalu dipakai lagi keesokan harinya — tidak heran bila bagian dalam helm lama-lama menimbulkan bau apek. Bau itu bukan sekadar mengganggu, tetapi juga tanda busa dan lapisan dalam helm sudah terlalu lembap dan jarang dibersihkan.

Bau apek pada helm umumnya berasal dari keringat, debu, dan sisa air hujan yang terperangkap di busa. Jika dibiarkan, kelembapan itu menjadi tempat yang nyaman bagi bakteri penyebab bau. Sebagian besar bau helm masih bisa diatasi di rumah.

Sebelum membersihkan, periksa dulu jenis helm Anda. Helm dengan busa yang bisa dilepas lebih mudah dicuci. Sementara helm dengan busa yang tidak bisa dilepas sebaiknya dibersihkan dengan cara dilap dan dianginkan, bukan direndam.

Baca juga:

1. Anginkan helm sampai benar-benar kering

Langkah pertama dan paling penting adalah mengeringkan helm. Letakkan helm di tempat berangin dan teduh, dengan posisi terbuka agar udara masuk ke bagian dalam. Jangan menyimpan helm basah di jok motor atau lemari tertutup.

2. Cuci busa yang bisa dilepas

Lepas busa pipi dan busa atas bila bisa dilepas, lalu cuci dengan air dan sabun lembut. Kucek perlahan, bilas sampai bersih, kemudian keringkan dengan cara dianginkan. Pastikan busa benar-benar kering sebelum dipasang kembali.

3. Lap bagian dalam yang tidak bisa dilepas

Untuk busa yang tidak bisa dilepas, lap bagian dalam dengan kain lembap yang sudah diberi sedikit sabun lembut. Setelah itu, lap kembali dengan kain bersih yang dibasahi air saja agar sisa sabun tidak menumpuk.

4. Taburi soda kue untuk menyerap bau

Soda kue dikenal mampu menyerap bau. Taburkan tipis-tipis ke bagian dalam helm yang sudah kering, diamkan beberapa jam atau semalaman, lalu bersihkan sisa serbuknya dengan kain kering atau sikat lembut.

5. Gunakan koran atau silica gel saat menyimpan

Saat helm tidak dipakai, selipkan gumpalan koran kering atau kantong silica gel di dalamnya untuk menyerap sisa kelembapan. Ganti koran bila sudah lembap.

6. Pakai pelindung kepala yang mudah dicuci

Balaclava atau pelindung kepala berbahan kain bisa menyerap keringat sebelum sampai ke busa helm. Pelindung ini mudah dicuci secara rutin, sehingga busa helm tidak cepat kotor dan berbau.

7. Jangan pakai helm dalam keadaan basah

Sebisa mungkin, hindari memakai helm yang masih basah. Bila helm kehujanan, sempatkan menganginkannya dulu sebelum dipakai kembali. Bila bau tidak hilang setelah dibersihkan berulang kali, pertimbangkan mengganti busa helm.

Helm yang bersih dan kering juga lebih nyaman dipakai saat berkendara di Boyolali pada musim hujan.

Sumber: Panduan perawatan helm umum dari produsen helm dan bengkel motor, Senin 2 November 2026.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *