Jaket Cepat Bau Apek Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Merawatnya di Boyolali

Ekonomi53 Views

BOYOLALI — Memasuki November, hujan mulai lebih sering turun di Boyolali. Jaket pun jadi andalan setiap keluar rumah, baik untuk berkendara maupun beraktivitas di luar. Sayangnya, jaket yang sering kehujanan dan tidak segera dikeringkan mudah menimbulkan bau apek yang menempel di serat kain.

Bau apek muncul karena kelembapan yang terperangkap di dalam jaket. Kain yang lembap menjadi tempat ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang. Bila dibiarkan, baunya makin kuat dan jaket terasa tidak nyaman dipakai, meski baru saja dicuci.

Kabar baiknya, bau apek pada jaket sebenarnya bisa dicegah dengan perawatan sederhana. Kuncinya ada pada cara mengeringkan, menyimpan, dan mencuci jaket yang tepat, terutama selama musim hujan.

Baca juga:

1. Segera angin-anginkan setelah kehujanan

Sepulang dari luar, jangan langsung melipat atau menggantung jaket di dalam lemari yang tertutup. Gantung jaket di tempat berventilasi baik, misalnya dekat jendela atau di bawah kipas angin, agar sisa air menguap. Jaket yang dibiarkan lembap berjam-jam di dalam tas atau lemari adalah penyebab utama bau apek.

2. Jangan jemur di bawah sinar matahari terik terlalu lama

Sinar matahari membantu membunuh bakteri, tetapi panas berlebih bisa merusak warna dan bahan jaket, terutama jaket berbahan parasut atau kulit sintetis. Cukup jemur di tempat teduh yang berangin. Bila perlu, balik jaket agar bagian dalamnya juga kering merata.

3. Cuci sesuai bahan jaket

Jaket kain dan hoodie umumnya aman dicuci dengan mesin memakai mode lembut. Sementara jaket kulit, jaket bulu angsa, atau jaket dengan lapisan khusus sebaiknya dicuci tangan atau dibawa ke laundry profesional. Selalu periksa label perawatan sebelum mencuci agar jaket tidak rusak.

4. Tambahkan cuka atau baking soda saat mencuci

Untuk jaket kain yang sudah terlanjur bau, tambahkan setengah cangkir cuka putih atau dua sendok makan baking soda ke dalam cucian. Keduanya membantu menetralkan bau tanpa merusak serat kain. Bilas hingga bersih agar tidak ada residu yang tertinggal.

5. Gunakan pewangi dan penghilang lembap di lemari

Letakkan kapur barus, kantong silika gel, atau pewangi gantung di lemari tempat menyimpan jaket. Bahan penyerap lembap membantu menjaga lemari tetap kering, sehingga jaket tidak kembali bau meski sudah dicuci bersih.

6. Miliki jaket cadangan selama musim hujan

Satu jaket yang dipakai setiap hari tidak sempat kering sempurna. Siapkan minimal dua jaket yang dipakai bergantian, sehingga masing-masing punya waktu cukup untuk kering. Cara ini sederhana, tetapi sangat efektif mencegah bau apek.

7. Periksa dan bersihkan jaket secara berkala

Periksa saku, kerah, dan bagian dalam jaket secara rutin. Sisa makanan, tisu, atau kotoran yang tertinggal di saku bisa menjadi sumber bau. Bersihkan noda kecil segera dengan lap lembap sebelum noda mengering dan menempel permanen.

Dengan perawatan yang tepat, jaket tetap wangi dan nyaman dipakai sepanjang musim hujan.

Sumber: panduan perawatan pakaian musim hujan, Minggu 1 November 2026.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *