Harga Cabai Mahal? Tanam Sendiri di Polybag, Panen dari Halaman Rumah

Ekonomi79 Views

BOYOLALI — Harga cabai di pasaran belakangan ini bikin banyak ibu rumah tangga geleng-geleng kepala. Cabai rawit maupun cabai merah kerap melonjak hingga puluhan ribu rupiah per kilogram. Padahal, kebutuhan dapur hampir tak pernah lepas dari cabai.

Kabar baiknya, warga Boyolali tak harus selalu mengandalkan pasar untuk mendapatkan cabai. Menanam cabai sendiri di polybag bisa jadi solusi praktis, bahkan bagi yang hanya punya halaman sempit. Modalnya kecil, perawatannya mudah, dan hasilnya bisa dipanen berkali-kali.

Langkah pertama adalah menyiapkan polybag berukuran 30–40 cm sebagai media tanam. Isi dengan campuran tanah gembur, pupuk kandang atau kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Diamkan media tersebut sekitar lima sampai tujuh hari sebelum ditanami agar hara tercampur merata.

Baca juga:

Dari Benih hingga Pindah Tanam

Pilih benih cabai unggul yang sehat, bebas penyakit, dan berdaya tumbuh tinggi — bisa cabai rawit, cabai merah, atau cabai keriting sesuai kebutuhan. Rendam benih dalam air hangat selama tiga hingga empat jam untuk merangsang pertumbuhan, lalu semai di polybag kecil berdiameter 8–9 cm yang sudah diisi media tanam.

Letakkan benih di tempat teduh yang terlindung dari hujan deras. Setelah daun berjumlah tiga sampai empat helai, biasanya pada usia tiga hingga empat minggu, bibit siap dipindahkan ke polybag besar. Lakukan pemindahan pada pagi atau sore hari agar bibit tidak stres, lalu buat lubang tanam sedalam lima hingga tujuh sentimeter.

Perawatan Sederhana hingga Panen

Cabai membutuhkan sinar matahari langsung minimal enam jam per hari, jadi letakkan polybag di lokasi yang cukup terang. Siram tanaman pada pagi atau sore hari secukupnya — media tanam harus lembap tetapi jangan sampai tergenang karena akar bisa membusuk. Pasang ajir bambu sebagai penyangga saat tanaman mulai tinggi dan berbuah agar batangnya tidak patah.

Pemupukan dilakukan bertahap. Pada fase awal pertumbuhan, gunakan pupuk NPK seimbang sekitar satu sendok teh per tanaman setiap tujuh hingga sepuluh hari. Memasuki masa pembungaan, perbanyak pupuk yang mengandung fosfor dan kalium agar bunga tidak mudah rontok. Waspadai kutu daun dan ulat — bila ada, atasi dengan pestisida nabati seperti semprotan bawang putih.

Dengan perawatan konsisten, cabai biasanya bisa mulai dipanen sekitar 70–90 hari setelah tanam dan terus berbuah selama beberapa bulan. Hasil panen dari beberapa polybag cukup untuk kebutuhan sambal keluarga setiap hari — lumayan menghemat belanja dapur saat harga cabai sedang tinggi.

Sumber: Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng (panduan pemupukan cabai dalam polybag); panduan berkebun kapanlagi.com. Artikel evergreen — diterbitkan 23 Oktober 2026.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *