Panduan KUR 2026 untuk UMKM Boyolali: Syarat, Plafon, dan Cara Daftar

UMKM83 Views

BOYOLALI — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Boyolali yang membutuhkan tambahan modal bisa memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2026. Program pembiayaan bersubsidi dari pemerintah ini menawarkan bunga rendah, mulai 3 persen per tahun, dengan plafon hingga Rp500 juta per akad. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali mencatat jumlah pelaku UMKM di daerah ini tumbuh dari 36.502 unit pada 2021 menjadi 48.110 unit pada 2024.

KUR 2026 diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan KUR, yang berlaku sejak 13 Januari 2026. Program ini ditujukan bagi pelaku usaha mikro dan kecil dengan omzet paling banyak Rp4,8 miliar per tahun. Di Boyolali, KUR disalurkan sejumlah bank penyalur, antara lain BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Jateng, serta BPR Bank Boyolali yang menjangkau pelaku usaha di pedesaan.

Terdapat tiga jenis KUR yang bisa dipilih sesuai kebutuhan usaha. KUR Super Mikro berplafon paling banyak Rp10 juta dengan bunga 3 persen efektif per tahun, ditujukan antara lain bagi usaha pemula, pekerja korban pemutusan hubungan kerja (PHK), dan ibu rumah tangga. KUR Mikro berplafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta dengan bunga 6 persen efektif per tahun untuk sektor produksi. Sementara KUR Kecil berplafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta, juga dengan bunga 6 persen efektif per tahun untuk sektor produksi. Untuk perdagangan non-ekspor, bunganya berjenjang mengikuti frekuensi akad.

Baca juga:

Syarat Mengajukan KUR 2026

Calon penerima KUR harus warga negara Indonesia, memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal enam bulan, dan tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti kredit pemilikan rumah (KPR) atau kartu kredit. Bank penyalur juga wajib memeriksa riwayat kredit calon penerima melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, sehingga catatan kredit yang bersih menjadi modal penting.

Dokumen yang perlu disiapkan meliputi KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari pejabat berwenang, serta NPWP untuk plafon tertentu. Untuk KUR Mikro dan Super Mikro, agunan tambahan umumnya tidak diwajibkan, sedangkan KUR Kecil dapat mensyaratkan jaminan.

Cara Daftar KUR 2026

Langkah pertama, tentukan kebutuhan dana dan perkiraan angsuran bulanan agar tidak memberatkan arus kas usaha. Kedua, periksa riwayat kredit melalui SLIK OJK. Ketiga, ajukan permohonan ke bank penyalur. Untuk KUR BRI, pengajuan bisa dilakukan lewat aplikasi BRImo, situs kur.bri.co.id, atau datang langsung ke BRI Unit dan kantor cabang terdekat. Bank kemudian melakukan survei dan verifikasi kelayakan usaha sebelum memutuskan pencairan. Status pengajuan dapat dipantau melalui Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) Kementerian Keuangan.

Pelaku UMKM juga perlu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan KUR. BRI melalui Corporate Secretary-nya mengingatkan pada 18 Mei 2026 bahwa seluruh proses pengajuan KUR hanya dilakukan melalui unit kerja resmi bank, bukan melalui tautan tidak resmi, pesan singkat, atau akun media sosial. Sebelum mengajukan, konfirmasi syarat dan ketentuan terbaru ke bank penyalur, karena ketentuan KUR dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah.

Sumber: Permenko Nomor 1 Tahun 2026; rasiotech.com; jurnallugas.com; BPS Kabupaten Boyolali; setkab.go.id. Dirangkum boyolali.net, Sabtu 7 November 2026.

Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *