Tahu Susu Boyolali, Oleh-oleh Gurih Lembut dari Kota Susu yang Wajib Diburu

Bisnis49 Views

BOYOLALI – Kabupaten Boyolali dikenal luas sebagai Kota Susu berkat peternakan sapi perah yang tumbuh subur di kaki Gunung Merapi dan Merbabu. Julukan itu ternyata tidak hanya melahirkan susu segar dan yoghurt, melainkan juga sebuah camilan gurih yang kini menjadi buruan wisatawan: tahu susu Boyolali.

Tahu susu adalah olahan tahu berbahan campuran kedelai dan susu sapi asli Boyolali. Campuran susu inilah yang membuat tahu susu berbeda dari tahu goreng biasa. Teksturnya lebih lembut dan kenyal, bagian luarnya renyah saat digoreng, sementara bagian dalamnya gurih dengan aroma susu yang khas.

Bagi wisatawan yang melintasi Boyolali, membawa pulang tahu susu sebagai oleh-oleh sudah menjadi kebiasaan. Kemasannya praktis, harganya terjangkau, dan rasanya cocok untuk semua kalangan, dari anak-anak hingga orang tua.

Baca juga:

Tahu susu biasanya disajikan dalam keadaan hangat setelah digoreng. Banyak pedagang menambahkan taburan bawang goreng dan irisan cabai sebagai pelengkap. Beberapa varian juga hadir dengan sambal kecap atau sambal tomat agar rasa gurihnya semakin menonjol. Ada pula versi tahu susu bakar yang lebih rendah minyak bagi yang menghindari gorengan.

Sentra produksi tahu susu tersebar di sejumlah kecamatan di Boyolali, antara lain di wilayah Boyolali Kota, Ampel, dan Mojosongo. Para pelaku usaha rumahan memproduksi tahu susu setiap hari, baik untuk dijual langsung di gerai maupun dititipkan di toko oleh-oleh dan kios di pinggir jalan utama Solo–Semarang.

Di balik kelezatannya, tahu susu juga menjadi motor ekonomi warga. Usaha ini menyerap susu segar dari peternak lokal sehingga rantai ekonomi dari kandang sapi hingga meja makan tetap berputar di Boyolali. Modal yang dibutuhkan relatif kecil, sehingga banyak ibu rumah tangga memilih membuka usaha tahu susu sebagai tambahan penghasilan keluarga.

Bagi yang ingin membeli, pastikan memilih tahu susu yang segar. Ciri tahu susu yang baik adalah permukaannya kenyal, warnanya kuning muda merata, dan aromanya segar khas susu, bukan tengik. Karena menggunakan susu asli, tahu susu mentah sebaiknya disimpan di kulkas dan segera diolah dalam satu hingga dua hari agar kualitasnya tetap terjaga.

Jadi, lain kali mampir ke Boyolali, jangan lupa berburu tahu susu. Rasanya yang gurih lembut dijamin membuat ketagihan, sekaligus ikut menggerakkan ekonomi para peternak dan pelaku UMKM lokal.

Sumber: berbagai sumber kuliner Boyolali, pengamatan tim boyolali.net.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *