BOYOLALI – Di ujung timur Kabupaten Boyolali, tepatnya di Kecamatan Kemusu, terbentang hamparan air raksasa Waduk Kedung Ombo. Wilayah waduk ini mencakup tiga kabupaten sekaligus, yakni Grobogan, Sragen, dan Boyolali, dan tercatat sebagai salah satu bendungan terbesar di Indonesia. Selain fungsinya sebagai sumber energi dan irigasi, Kedung Ombo kini berkembang menjadi destinasi wisata air yang digemari wisatawan.
Sejarah waduk ini cukup panjang. Pembangunan bendungan dimulai pada 1984 dan dibiayai lewat pinjaman Bank Dunia, alokasi APBN, serta kredit ekspor. Sebanyak 5.391 keluarga harus direlokasi untuk pembangunan waduk ini. Waduk mulai diisi pada 14 Januari 1989 oleh Menteri Pekerjaan Umum saat itu, Ir. Radinal Mochtar, dan diresmikan Presiden Soeharto pada 18 Mei 1991. Waduk ini menampung air dari Sungai Serang dan Sungai Uter, serta Sungai Sentulan, Sungai Jenglong, dan Sungai Karangboyo. Pembangkit listrik tenaga airnya berkapasitas 22,5 megawatt, sementara airnya dimanfaatkan untuk mengairi sawah di sekitarnya.
Dari sisi Boyolali, wisatawan bisa mengunjungi Wana Wisata Kedung Ombo yang berada di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu. Daya tarik utamanya adalah wisata perahu motor yang dikelola Warung Apung Kedung Ombo. Dengan tarif Rp15.000 per orang, pengunjung diajak berkeliling waduk selama sekitar 15 menit, lengkap dengan pelampung dan asuransi. Dari atas perahu, terlihat daratan di sisi Grobogan dan Sragen, serta beberapa pulau kecil di tengah waduk. Selain itu tersedia wahana jetski, speedboat, bebek air, warung makan apung, dan area bermain anak. Tak jauh dari sana, di Mojopuro, ada Taman Cinta dengan simbol hati merah berukuran besar yang menjadi spot foto favorit.
Baca juga:
- Waduk Cengklik Boyolali, Waduk Peninggalan Belanda 1928 yang Kini Jadi Wisata Keluarga Favorit
- Umbul Tlatar, Mata Air 650 Liter per Detik di Kaki Merbabu yang Jadi Lumbung PAD Boyolali
- New Selo, Gardu Pandang di Ketinggian 1.770 Mdpl dengan Latar Merapi dan Merbabu
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi atau sore hari, saat matahari tidak terlalu terik dan panorama waduk tampak paling memesona. Hamparan air yang tenang berpadu dengan pepohonan rindang di tepi jalan membuat suasana begitu menenangkan. Sejumlah pedagang juga menjajakan makanan dan minuman di sekitar kawasan wisata, sehingga pengunjung bisa bersantai lebih lama sambil menikmati semilir angin.
Bagi warga Boyolali dan sekitarnya, Waduk Kedung Ombo bisa menjadi alternatif liburan murah meriah tanpa harus jauh-jauh ke luar daerah. Tiket masuk kawasan wisata dibanderol terjangkau, sekitar Rp5.000 per orang. Akses menuju lokasi juga relatif mudah, baik dari arah Kota Boyolali maupun dari arah Solo dan sekitarnya.
Sumber: id.wikipedia.org (Waduk Kedungombo), Espos.id – wisata perahu Waduk Kedung Ombo Boyolali, pergimulu.com, naskah publikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.












