Atap Gudang Alat Musik SMPN 1 Simo Roboh, Disdikbud Upayakan Perbaikan

Berita23 Views

Boyolali.net — Rabu (30/9/2026) — Atap salah satu gedung di SMPN 1 Simo, Kabupaten Boyolali, roboh pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian itu, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali menyatakan tengah mengupayakan perbaikan.

Bangunan yang atapnya roboh bukan ruang kelas. Ruangan itu merupakan ruang penunjang yang dipakai untuk menyimpan peralatan drumband, alat musik, dan sound system. Robohnya atap diduga karena struktur penyangga dari kayu sudah lapuk dimakan rayap.

Intinya

  • Atap ruang penunjang SMPN 1 Simo roboh pada Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
  • Ruangan dipakai menyimpan alat drumband dan alat musik, bukan untuk kegiatan belajar mengajar.
  • Tidak ada korban jiwa maupun luka; peralatan drumband sudah dipindah ke tempat yang lebih aman.
  • Disdikbud mengupayakan perbaikan lewat APBD 2026; jika belum memungkinkan, diusulkan ke revitalisasi sekolah 2027.

Bagaimana kejadiannya?

Kapolsek Simo, AKP Agung Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Seperti dikutip Espos, peristiwa itu diketahui setelah seorang warga mendengar suara gemuruh disertai debu dari dalam lingkungan sekolah.

Saksi kemudian memeriksa asal suara dan mendapati atap ruang Adiwiyata sudah roboh. Reruntuhan atap menimpa barang-barang yang tersimpan di bawahnya, yakni peralatan drumband, band, dan sound system.

“Penyebabnya dimungkinkan karena struktur utama penyangga konstruksi atap yang terbuat dari bahan kayu dalam kondisi lapuk dimakan rayap,” kata Agung, seperti dikutip Espos.

Camat Simo, Agus Setyawan, menyebut atap diduga roboh karena struktur penyangganya sudah tua dan aus. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, barang-barang yang ada yaitu peralatan drumband dipindah ke tempat yang lebih aman,” ujarnya kepada Espos.

Apakah pelajaran siswa terganggu?

Menurut Disdikbud Boyolali, kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu. Kejadian berlangsung pada hari libur, dan ruangan tersebut memang tidak digunakan untuk pembelajaran. Radar Solo melaporkan pihak sekolah juga mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

“Alhamdulillah tidak ada murid yang di sana. Kejadian robohnya juga tidak mengganggu jam pelajaran, sehingga KBM tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya,” kata Kepala Disdikbud Boyolali Dwi Hari Kuncoro, Rabu (30/9/2026), seperti dikutip Radar Solo.

Kepada Espos, Dwi mengaku belum mengetahui pasti penyebabnya. “Untuk temuan awal, kami belum begitu paham robohnya kenapa. Tapi yang pasti, itu umurnya sudah cukup tua,” katanya. Ia menambahkan, sarana dan prasarana menjadi perhatian karena menyangkut keamanan dan kenyamanan murid.

Kapan atap akan diperbaiki?

Dwi menyebut pihaknya sudah mengecek kondisi gedung. “Walau begitu, itu menjadi perhatian kami, akan segera kami tindaklanjuti supaya ruang tersebut segera bisa diperbaiki,” ujarnya kepada Espos saat ditemui di Museum R Hamong Wardoyo Boyolali.

Disdikbud berharap perbaikan bisa dibiayai lewat APBD 2026. Jika belum memungkinkan, perbaikan fisik bangunan akan diusulkan melalui program revitalisasi sekolah tahun anggaran 2027. Hingga Rabu (30/9/2026), atap tersebut belum diperbaiki.

Bagaimana program revitalisasi sekolah di Boyolali?

Tahun ini, 126 sekolah di Boyolali mendapat dana revitalisasi dari pemerintah pusat dengan total sekitar Rp79,5 miliar. Menurut Espos (17/9/2026), sasarannya 70 lembaga PAUD, 38 SD, dan 18 SMP.

Selain itu, 73 satuan pendidikan lain, yakni 9 PAUD, 61 SD, dan 4 SMP, masih dalam proses verifikasi kementerian untuk bantuan serupa. Di luar perbaikan gedung, Pemkab juga tengah menyalurkan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP.

Informasi penting untuk masyarakat

  • Kejadian ini tidak mengganggu jadwal pelajaran di SMPN 1 Simo karena ruangan yang roboh bukan ruang kelas.
  • Peralatan drumband yang tersimpan di ruangan itu sudah dipindahkan ke tempat yang lebih aman.
  • Penyebab resmi masih berupa dugaan: kayu penyangga atap lapuk dimakan rayap dan usia bangunan yang sudah tua.

Apa selanjutnya?

Disdikbud Boyolali akan menindaklanjuti perbaikan ruang tersebut, dengan opsi pendanaan dari APBD 2026 atau usulan program revitalisasi sekolah 2027.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *