BOYOLALI — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali menggelar pelatihan pengoperasian becak listrik di Kantor Dishub Kabupaten Boyolali. Pelatihan ini diikuti para calon penerima manfaat dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta kesadaran akan aspek keselamatan dalam mengoperasikan becak listrik secara aman dan tertib di jalan raya.
Pelatihan yang digelar pada Sabtu lalu itu berlangsung dari pagi hingga sore hari. Materi yang diberikan mencakup teori dasar pengoperasian, pengenalan komponen kendaraan, hingga simulasi praktik di lapangan. Rangkaian acara terselenggara secara simultan dan berjalan lancar, tertib, dan kondusif.
Peserta pelatihan mayoritas berusia 50 tahun ke atas. Di antara mereka juga terdapat penerima manfaat dari unsur difabilitas dan wisata. Hal ini menunjukkan komitmen program dalam mengedepankan inklusivitas dan pemberdayaan masyarakat dari berbagai kalangan.
Baca juga:
- Biaya dan Syarat Balik Nama Motor Bekas di Boyolali 2026
- 7 Tips Berkendara Motor Aman Saat Hujan di Boyolali
- Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lebih Lama di Akhir Pekan
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali, Hari Haryanto, menegaskan bahwa pelatihan intensif ini merupakan langkah krusial sebelum becak listrik diserahkan dan dioperasikan oleh masyarakat. Menurutnya, peserta harus benar-benar menguasai materi sebelum turun ke jalan.
“Pelatihan pada Sabtu kemarin, berlangsung dari pagi hingga sore hari agar para peserta, yang mayoritas berusia 50 tahun ke atas dan juga melibatkan unsur difabilitas, dapat benar-benar menguasai materi. Kami menekankan pentingnya pemahaman terhadap aspek keselamatan, aturan lalu lintas, serta cara perawatan becak listrik itu sendiri,” ujar Hari Haryanto.
Dalam kesempatan yang sama, tim dari Yayasan GSN hadir melakukan proses validasi terhadap para calon penerima bantuan. Validasi ini dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan data yang telah ditetapkan. Hari Haryanto memastikan proses validasi bersama tim Yayasan GSN berjalan dengan baik.
Ke depan, keberadaan becak listrik ini diarahkan untuk mendukung mobilitas dan perekonomian masyarakat di berbagai titik strategis. Becak listrik diharapkan tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga menunjang aktivitas ekonomi di lokasi wisata, pasar, hingga area sekitar terminal.
Sebagai informasi tambahan, PT Pindat selaku pihak penyedia turut mengirimkan timnya ke Dishub Boyolali. Tim tersebut bertugas melakukan setting dan mengecek kesiapan unit becak listrik yang saat ini sudah berada di lokasi. Pengecekan dilakukan secara teliti guna memastikan seluruh armada dalam kondisi prima, aman, dan siap untuk diserahkan serta dioperasikan oleh para penerima manfaat.
Dengan pelatihan dan validasi yang telah berjalan, para penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas ini secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
Sumber: Fokus Jateng, Selasa 3 November 2026. Peristiwa: Sabtu lalu, Kantor Dishub Kabupaten Boyolali.
Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












