BOYOLALI — Hujan yang mengguyur Boyolali pada Sabtu (31/10/2026) membuat sejumlah ruas jalan tergenang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memang memprakirakan Boyolali berpotensi hujan sedang hingga lebat pada hari ini. Di kondisi seperti ini, motor mogok setelah menerjang genangan menjadi keluhan yang sering dialami pengendara.
Umumnya motor mogok karena busi basah, filter udara kemasukan air, atau knalpot yang sempat terendam. Pada motor matik, air yang masuk ke ruang bakar atau sistem pengapian bisa membuat mesin tiba-tiba mati dan sulit dihidupkan kembali.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah jangan panik dan jangan memaksa starter berulang-ulang. Starter yang dipaksa terus-menerus justru bisa menguras aki dan memperparah kerusakan, terutama bila air sudah masuk ke ruang mesin.
Baca juga:
- 7 Tips Berkendara Motor Aman Saat Hujan di Boyolali
- Boyolali Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat, Sabtu 31 Oktober 2026
- Hujan Mulai Turun, BPBD Boyolali Waspadai Banjir dan Longsor
7 Langkah Pertolongan Pertama
1. Menepi ke tempat kering. Dorong motor ke tempat yang lebih tinggi dan kering, lalu matikan kontak. Jangan mencoba menghidupkan mesin di tengah genangan.
2. Jangan paksa starter. Beri jeda beberapa menit. Bila mesin sudah beberapa kali distarter tanpa hasil, hentikan dan lanjut ke pemeriksaan berikutnya.
3. Keringkan busi. Lepas cop busi, lap hingga kering, dan periksa apakah ujung busi basah. Busi yang basah adalah penyebab paling umum motor mogok setelah terjang air.
4. Periksa filter udara. Buka boks filter udara dan periksa apakah filternya basah. Filter yang basah bisa menghambat udara masuk ke ruang bakar sehingga mesin susah hidup.
5. Periksa knalpot. Bila knalpot sempat terendam, miringkan motor perlahan atau dorong hingga air yang tertahan di dalam knalpot keluar. Jangan menghidupkan mesin selagi knalpot masih penuh air.
6. Cek kondisi oli. Periksa lewat kaca intip atau dipstick. Bila oli berubah warna menjadi seperti susu, itu tanda air sudah tercampur ke dalam mesin. Jangan menyalakan mesin dan segera bawa ke bengkel.
7. Bila tetap tidak hidup, bawa ke bengkel. Daripada memaksa mesin hingga rusak, lebih aman mendorong motor ke bengkel terdekat untuk pemeriksaan menyeluruh, terutama bila diduga terjadi water hammer atau air masuk ke ruang bakar.
Pencegahan Agar Tidak Terulang
Agar motor tidak mogok lagi saat hujan, hindari menerjang genangan yang tingginya melebihi lubang knalpot. Bila terpaksa melintas, jaga putaran mesin tetap stabil dan jangan melepas gas di tengah genangan. Setelah kehujanan, lap bagian busi dan sambungan kabel pengapian, serta lakukan servis berkala menjelang musim hujan.
Yang tak kalah penting, utamakan keselamatan. Bila genangan terlalu dalam atau arusnya deras, lebih baik berhenti dan menunggu hujan reda daripada memaksakan diri melintas. Bila ragu dengan kondisi motor, serahkan penanganannya ke mekanik bengkel terdekat.
Sumber: Prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Boyolali, Sabtu 31 Oktober 2026; panduan umum perawatan sepeda motor.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






