Susu Sapi Segar Boyolali, Oleh-Oleh Khas Kota Susu yang Kaya Manfaat

UMKM, Wisata42 Views

BOYOLALI – Julukan Kota Susu yang melekat pada Kabupaten Boyolali bukan sekadar slogan. Di lereng Gunung Merapi dan Merbabu, ribuan ekor sapi perah jenis Friesian Holstein dipelihara peternak di kawasan Selo, Ampel, Cepogo, dan Musuk. Setiap pagi dan sore, susu segar hasil perahan langsung mengalir ke koperasi susu dan kedai-kedai di penjuru kota, menjadikan Boyolali salah satu sentra susu sapi perah terbesar di Jawa Tengah.

Susu segar Boyolali dikenal memiliki kualitas yang baik karena diperah dari sapi yang digembalakan di dataran tinggi dengan pakan hijauan melimpah. Peternak umumnya memerah dua kali sehari, kemudian susu langsung didinginkan agar kesegarannya terjaga. Di sejumlah kedai susu murni di kawasan kota, susu segar dijual dalam berbagai varian rasa, mulai dari plain, cokelat, stroberi, hingga jahe dan madu.

Dari sisi gizi, susu sapi segar kaya akan kalsium, protein, dan vitamin yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Minuman ini cocok dikonsumsi semua kalangan, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga lansia. Para ahli gizi menyarankan susu dikonsumsi dalam keadaan segar atau yang telah melalui proses pasteurisasi sederhana agar kandungan nutrisinya tetap optimal dan aman dari bakteri.

Baca juga:

Tak hanya diminum langsung, susu segar Boyolali juga diolah menjadi aneka produk turunan oleh pelaku UMKM. Ada tahu susu yang lembut gurih, kerupuk susu yang renyah, dodol dan permen susu yang manis legit, hingga yoghurt segar. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh khas yang selalu diburu wisatawan dan turut menggerakkan ekonomi peternak serta pelaku usaha kecil di Boyolali.

Bagi pembeli, ada beberapa tips memilih susu segar yang berkualitas. Belilah dari penjual atau kedai terpercaya dengan perputaran stok yang cepat. Perhatikan kebersihan kemasan dan aroma susu — susu segar yang baik berbau khas susu tanpa aroma asam. Simpan di lemari pendingin dan habiskan dalam satu hingga dua hari bila belum melalui proses pasteurisasi agar tidak basi.

Berkunjung ke Boyolali pun terasa kurang lengkap tanpa menyeruput segelas susu segar hangat di pagi hari sambil memandang gagahnya Gunung Merapi dari kejauhan. Setiap tegukan bukan sekadar pelepas dahaga, melainkan juga dukungan nyata bagi ribuan peternak sapi perah yang menjadi tulang punggung julukan Kota Susu.

Sumber: Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali; boyolali.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *