BOYOLALI — Sebuah truk kontainer bermuatan arang seberat sekitar 25–28 ton terguling di Jalan Solo-Semarang, tepatnya sebelum SPBU Tegalwire, Mojosongo, Boyolali, Jumat (6/11/2026) pagi. Sebuah sepeda motor Yamaha Mio remuk setelah terlindas bagian belakang truk, namun pengendaranya berhasil menyelamatkan diri.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Truk berpelat nomor L 8018 OCC itu dikemudikan Agung. Sebelum kejadian, ia menyalip sebuah truk kontainer lain, lalu berbelok ke kiri hendak masuk ke SPBU Tegalwire untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM).
Saat kepala truk sudah naik ke area SPBU dan ban belakang masih menanjak sedikit, beban muatan tertarik ke belakang. Agung hendak mengoper gigi, namun tekanan angin pada truk tiba-tiba turun. Kopling dan rem pun tidak berfungsi, mesin mati, dan angin habis. Truk kemudian bergerak mundur dengan cepat ke jalan raya.
Baca juga:
- Bus Tabrak Truk di Tol Boyolali, Sopir Truk Meninggal Dunia
- Truk Pecah Ban di Tol Semarang–Solo KM 490 Boyolali, PJR Sigap Bantu
- Hujan Deras di Boyolali? Ini 7 Tips Aman Naik Motor agar Tak Celaka
Agung sempat mengira truknya akan menabrak truk yang sebelumnya ia salip. Namun truk tersebut melaju lebih cepat sehingga berhasil menghindar. Truk Agung lalu membanting setir ke kiri hingga muatannya terguling. Dalam kejadian itu, sebuah sepeda motor Yamaha Mio ikut terlindas.
Pengendara sepeda motor, Prihanto Widyan, berhasil menyelamatkan diri setelah melepas sepeda motornya dan melompat menghindar. “Alhamdulillah pengemudi sepeda motornya paham, jadi orangnya lompat tapi sepeda motornya enggak selamat,” kata Agung di lokasi kejadian.
Prihanto mengaku saat itu sedang dalam perjalanan mengantarkan surat ke sebuah klinik. Ia sebenarnya sudah menjaga jarak cukup jauh dari truk di depannya, namun truk tersebut tiba-tiba mundur dengan sangat cepat. “Kemudian saya lempar motor, saya melompat ujung got, kesundul sampai nabrak belakang. Sepeda saya terjepit di sini, masih hancur di bawah,” kata dia.
Ironisnya, ini bukan musibah pertama bagi Prihanto di lokasi yang sama. Pada April lalu ia juga mengalami kecelakaan di tempat itu setelah ditabrak dari belakang. Sepeda motornya yang baru keluar dari Samsat pada Mei lalu kini kembali hancur.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari arah Solo menuju Semarang ditutup mulai dari depan Polres Boyolali hingga lampu lalu lintas atau simpang empat Tegalwire. Kendaraan dari arah Solo dialihkan ke lajur Semarang-Solo, sehingga satu lajur digunakan untuk kendaraan dari dua arah. Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Boyolali terlihat mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengemudi kendaraan berat untuk selalu memastikan kondisi rem dan sistem angin kendaraan sebelum berangkat, terutama saat melintasi jalan menanjak dan kawasan padat seperti Mojosongo. Pengendara sepeda motor juga diimbau menjaga jarak aman dari truk besar, terutama di sekitar pintu masuk SPBU dan persimpangan.
Sumber: Solopos/Espos.id, Jumat 6 November 2026. Peristiwa: Jumat, 6 November 2026 sekitar pukul 10.00 WIB, Jalan Solo-Semarang sebelum SPBU Tegalwire, Mojosongo, Boyolali.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






