7 Cara Memilih Durian Matang dan Manis di Boyolali

Ekonomi61 Views

Memasuki November, durian mulai banyak dijumpai di pasar dan lapak buah di Boyolali. Namun, memilih durian tidak bisa asal comot: buah yang kelihatan besar belum tentu manis, dan yang harum belum tentu matang sempurna.

Salah pilih bisa berujung kecewa. Durian yang masih mentah dagingnya keras dan hambar, sementara durian yang terlalu matang bisa berair, lembek, bahkan mulai asam. Karena itu, sebelum membayar, ada baiknya pembeli meluangkan waktu sebentar untuk memeriksa buahnya satu per satu.

Berikut tujuh cara sederhana memilih durian matang dan manis yang bisa langsung dipraktikkan di lapak buah.

Baca juga:

1. Cium aromanya

Durian matang mengeluarkan aroma khas yang kuat dan manis, tercium bahkan sebelum buah dibelah. Cium di sekitar garis tengah atau pangkal buah. Bila hampir tidak beraroma, kemungkinan buah masih mentah. Sebaliknya, aroma yang sangat menyengat hingga terasa asam patut dicurigai sudah terlalu matang.

2. Ketuk dan dengarkan bunyinya

Ketuk kulit durian dengan jari atau gagang pisau. Bunyi yang agak redam dan berat, seperti “duk”, umumnya menandakan daging buah sudah lunak dan matang. Bunyi nyaring seperti “tok” justru menandakan daging masih keras dan belum matang sempurna.

3. Periksa tangkainya

Tangkai yang masih segar, tebal, dan tidak mudah patah menandakan buah baru dipanen. Gores sedikit kulit tangkai dengan kuku: bila bagian dalamnya masih hijau, buah masih segar. Tangkai yang gelap dan kering menandakan buah sudah lama dipetik.

4. Amati bentuk dan warna kulit

Pilih buah yang bentuknya bulat atau sedikit lonjong dan simetris, karena umumnya dagingnya lebih merata dan tebal. Warna kulit yang mulai menguning atau kecokelatan menandakan kematangan, sedangkan kulit yang masih hijau pekat biasanya belum siap santap. Perhatikan juga durinya: duri durian matang terasa lebih lentur saat ditekan.

5. Goyangkan buahnya

Goyangkan durian perlahan. Bila terasa ada goncangan ringan di dalam, itu pertanda daging buah sudah mulai terlepas dari kulitnya alias matang. Bila tidak terasa apa-apa, daging kemungkinan masih melekat kuat karena belum matang.

6. Pilih ukuran sedang dan terasa padat

Ukuran bukan jaminan rasa. Durian berukuran sedang umumnya memiliki rasa yang lebih kuat dibanding buah yang terlalu besar. Angkat buahnya: durian yang terasa padat dan berat sesuai ukurannya biasanya berdaging tebal, sedangkan yang terlalu ringan bisa jadi dagingnya sedikit atau kering.

7. Periksa retakan kulit dan cicipi bila diizinkan

Retakan kecil di kulit, terutama di bagian ujung, bisa menjadi tanda buah sudah matang. Namun, hindari buah dengan retakan besar karena berisiko terkontaminasi dan kualitasnya menurun. Bila penjual mengizinkan, cicipi sedikit daging buah sebelum membeli agar tidak salah pilih.

Dengan tujuh cara di atas, warga Boyolali bisa lebih percaya diri berburu durian. Jangan ragu meminta penjual membelah buah di tempat, dan tanyakan kemungkinan tukar bila ternyata buah yang dibawa pulang masih mentah. Selamat berburu durian, dan nikmati secukupnya.

Sumber: dirangkum dari berbagai panduan pemilihan buah durian (Bobo Grid, Hortikultura Indonesia, Michelin Guide via Ibupedia), November 2026.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *