Bukit Gancik Selo, Negeri di Atas Awan Boyolali dengan Panorama Segitiga Emas Lawu-Merapi-Merbabu

Wisata76 Views

Boyolali – Dari puncak Bukit Gancik di Desa Selo, pengunjung bisa merasakan sensasi berada di atas awan tanpa harus mendaki Gunung Merapi atau Gunung Merbabu. Bukit yang berada di ketinggian sekitar 1.850 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menawarkan panorama tiga gunung sekaligus, lengkap dengan gardu pandang bambu yang menjadi favorit para pemburu foto.

Bukit Gancik terletak di Dukuh Selo Nduwur, Desa Selo, Kecamatan Selo, tepat di kaki Gunung Merbabu. Dulunya tempat ini adalah pos pendakian Gunung Merbabu via Selo. Warga sekitar kemudian membangun gardu pandang setinggi sekitar 9 meter yang terbuat dari bambu, lengkap dengan dua gazebo. Kini warga menyebutnya Gancik Hill Top, destinasi wisata alam yang kian populer di kalangan wisatawan Boyolali dan sekitarnya.

Daya tarik utama Bukit Gancik adalah pemandangan 360 derajat yang memukau. Dari gardu pandang, pengunjung bisa menyaksikan Gunung Merapi dan Merbabu secara bersamaan, bahkan panorama segitiga emas Gunung Lawu, Merapi, dan Merbabu dari kejauhan. Saat pagi cerah, matahari terbit dari balik Gunung Lawu menghadirkan momen sunrise yang menakjubkan, sementara hamparan kebun sayur hijau milik warga di lereng bukit menambah keasrian suasana.

Baca juga:

Konsep wisata di sini sederhana: beberapa gardu pandang yang dihubungkan dengan jembatan bambu. Hampir setiap sudutnya layak menjadi latar foto, sehingga cocok bagi para pemburu swafoto. Malam hari pun tak kalah menarik, karena dari ketinggian ini kerlip lampu Kota Solo terlihat seperti bayangan bulan purnama. Fasilitasnya pun ramah kantong, dengan tiket masuk sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per orang, parkir motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000.

Nama Gancik sendiri punya kisah menarik. Konon, nama itu diambil dari kisah Kyai Sharif yang tinggal di Gunung Merbabu sebelum kemerdekaan, dengan jalur di bukit ini sering menjadi jalan turun-naik beliau menuju Pasar Selo. Di kawasan bukit ini juga terdapat empat tempat yang dianggap sakral dan berpotensi menjadi pendukung wisata, yakni Gua Jalak, Watu Buto, Watu Jonggol, dan Kali Gede.

Bagi pendaki pemula, Bukit Gancik juga cocok dijadikan pemanasan sebelum menaklukkan puncak Merbabu, dengan jalur trekking sekitar 30–45 menit dari pangkalan. Lokasinya berjarak sekitar 22 kilometer dari Alun-Alun Boyolali dan bisa ditempuh 40–45 menit berkendara. Kawasan ini buka 24 jam, namun waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari sebelum pukul 09.00 ketika langit masih bersih dan gunung-gunung terlihat paling jelas.

Sumber: nagantour.com, diswaysolo.id, traveloka.com, topwisata.info, indonesia-tourism.com, qoo10.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *