Buku Basah Kena Hujan? Ini 7 Cara Menyelamatkannya di Boyolali

Ekonomi46 Views

BOYOLALI — Hujan deras yang datang tiba-tiba sering membuat barang bawaan ikut basah, termasuk buku. Bagi pelajar, mahasiswa, dan pekerja di Boyolali, buku yang basah bukan sekadar soal tampilan, tetapi juga soal catatan penting, tugas, dan dokumen belajar yang bisa rusak bila penanganannya keliru.

Kabar baiknya, buku yang basah masih bisa diselamatkan selama kertasnya belum hancur dan tintanya belum luntur parah. Kuncinya adalah bertindak cepat, tetapi tetap lembut. Jangan panik, jangan pula langsung mengeringkannya dengan panas tinggi karena justru bisa membuat halaman mengerut dan sampul melengkung.

Sebelum mulai, pisahkan buku yang basah dari buku yang kering agar kelembapan tidak menyebar. Letakkan buku basah di atas handuk kering, lalu tepuk-tepuk perlahan bagian sampul dan pinggiran halamannya. Hindari menggosok kertas karena serat kertas yang basah sangat mudah sobek.

Baca juga:

1. Jangan langsung dibuka lebar-lebar

Buku yang basah sebaiknya dibuka sedikit demi sedikit. Membuka buku basah terlalu lebar bisa merobek halaman yang saling menempel. Bila ada halaman yang lengket, jangan dipaksa dipisahkan selagi masih basah, tunggu sampai setengah kering lalu lepaskan dengan hati-hati.

2. Serap air dengan handuk atau tisu

Selipkan handuk kering atau beberapa lembar tisu di antara halaman, terutama di bagian yang paling basah. Ganti tisu secara berkala sampai tidak lagi terasa lembap. Cara ini jauh lebih aman daripada memeras buku, yang justru merusak jilidan dan bentuk halaman.

3. Angin-anginkan di tempat teduh

Berdirikan buku dengan posisi sedikit terbuka, seperti kipas, di ruangan yang berventilasi baik. Hindari menjemur langsung di bawah matahari terik karena panas berlebih membuat kertas mengerut dan warna sampul memudar. Kipas angin dari jarak aman bisa membantu mempercepat pengeringan.

4. Gunakan pemberat setelah kering

Setelah buku terasa kering, tutup rapat lalu tumpuk dengan buku lain yang berat, atau letakkan pemberat di atasnya selama semalam. Langkah ini membantu meratakan halaman yang bergelombang, sehingga buku kembali nyaman dibaca dan disimpan di rak.

5. Atasi bau apek dengan cara aman

Bila muncul bau apek, angin-anginkan buku lebih lama di ruangan kering. Jangan menyemprotkan parfum langsung ke halaman karena bisa meninggalkan noda. Untuk buku pelajaran anak, pastikan buku benar-benar kering sebelum disimpan kembali di dalam tas.

6. Selamatkan catatan penting lebih dulu

Bila ada halaman berisi catatan penting, foto atau salin isinya selagi masih terbaca. Langkah ini menjadi pengaman bila tinta akhirnya luntur. Setelah itu, barulah fokus mengeringkan seluruh buku dengan sabar, halaman demi halaman.

7. Cegah kejadian berulang

Di musim hujan seperti sekarang, biasakan membungkus buku dengan plastik atau kantong kedap air di dalam tas. Bagi pelajar dan pekerja di Boyolali yang setiap hari menempuh perjalanan, kebiasaan kecil ini jauh lebih murah daripada harus membeli buku pengganti.

Dengan penanganan yang tepat, buku basah kena hujan tidak harus berakhir di tempat sampah. Bertindak cepat, keringkan dengan lembut, dan simpan di tempat kering adalah tiga langkah sederhana yang bisa menyelamatkan buku kesayangan Anda.

Sumber: Panduan perawatan buku dan kertas dari berbagai sumber perawatan arsip; peristiwa: musim hujan Boyolali, November 2026.

Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *